Siaran Pers KBRI Tunis re Evakuasi WNI dari Libya via Tunis

2/27/2011

 

Siaran Pers KBRI Tunis: Evakuasi WNI dari Libya via Tunis.

 

 

1.       Pada tanggal 26 Februari 2011, pukul 23:45, sejumlah 253 orang WNI telah berhasil dievakuasi dari Tripoli, Libya ke penampungan sementara di Tunis, Tunisia. Evakuasi dilakukan dengan pesawat Airbus A-300 yang disewa oleh KBRI Tunis dari perusahaan penerbangan Tunisair. Kedatangan 253 WNI tersebut di Bandara Internasional Tunis Carthage tersebut disambut oleh Duta Besar RI Muhammad Ibnu Said dan PLH Direktur Keamanan Diplomatik Kemlu RI, Samsu Rizal.

 

2.       Meskipun sebagian WNI tersebut tidak memiliki dokumen lengkap dan visa, namun proses evakuasi di bandara Tunis berjalan lancar. Hal tersebut berkat kerjasama dan koordinasi antara KBRI Tunis dengan Kementerian Luar Negeri Tunisia, polisi perbatasan Tunisia dan otoritas imigrasi Tunisia, yang memberi ijin masuk kepada WNI eks-Libya ke Tunisia dengan visa on arrival.

 

3.       253 WNI tersebut kemudian dibawa ke Wisma Duta untuk menerima briefing dan pesan-pesan Menlu RI yang disampaikan oleh Dubes RI, serta memperoleh kebutuhan yang dianggap mendesak, seperti perawatan medis, makanan, minuman,  pakaian, konseling dan lainnya. KBRI Tunis kemudian melakukan pendataan kembali WNI eks-Libya didata guna kelengkapan urusan dokumentasi, dan pembagian akomodasi serta rencana persiapan kepulangan ke Indonesia atau keperluan lain untuk penetapan langkah berikutnya. Berdasarkan inventarisasi KBRI Tunis, 253 WNI eks-Libya tersebut, dikelompokkan antara lain 201 pekerja PT WIKA, 22 TKW, 12 TKI perusahaan lainnya dan 18 mahasiswa.

 

4.       Pada hari Jumat, 25 februari 2011 pukul 11.00, KBRI Tunis telah mengevakuasi 6 orang WNI yang tadinya bekerja di sebuah perusahaan konstruksi Malaysia di Tripoli. Keenam TKI tersebut dievakuasi ke Tunisia dengan pesawat Tunisair dan saat ini telah berada dalam perlindungan KBRI Tunis.

 

5.       Seluruh WNI eks-Libya yang telah tiba di Tunisia saat ini telah ditempatkan pada posko-posko yang disediakan KBRI Tunis yang terdiri atas Wisma Duta (posko 1), KBRI Tunis (posko 2), rumah-rumah home-staff (posko 3) dan penginapan sementara (posko 4).

 

6.       Untuk sementara, 80 orang WNI ditampung di Wisma Duta, 30 orang KBRI Tunis, 20 orang di rumah-rumah Home Staf, dan 129 orang di hotel.

 

7.       Pemulangan WNI akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama, sejumlah 201 orang pekerja PT Wika akan dipulangkan ke Tanah Air berdasarkan kesediaan seat pesawat reguler karena para pekerja WIKA masing-masing telah mempunyai tiket pesawat penerbangan Emirat. WNI lainnya akan dievakuasi ke Indonesia menunggu instruksi lebih lanjut dari Satgas Evakuasi WNI di Jakarta.

 

8.       Pada acara penyambutan WNI di Wisma Duta, Duta Besar RI Muhammad Ibnu Said menyampaikan briefing singkat dan pesan Menlu RI. Dubes RI mengungkapkan bahwa adalah tugas Pemerintah untuk melindungi semua WNI yang berada di luar negeri. Diungkapkan pula harapannya, semoga evakuasi selanjutnya dapat berjalan dengan lancar sehingga seluruh WNI yang masih berada di Libya dapat dievakuasi dan sampai dengan selamat di Tanah Air.

 

 

 

Tunis, 26 Februari 2011

KBRI Tunis