SIARAN PERS: Evakuasi 32 Orang WNI dari Tunisia ke Indonesia

1/26/2011

 

SIARAN PERS: EVAKUASI 32 ORANG WNI DARI TUNISIA KE INDONESIA

 

Pada tanggal 26 Januari 2011 bertempat di Wisma Duta RI Tunisia telah dilakukan acara serah terima 32 orang warga negara Indonesia yang bekerja sebagai TKI di Tunisia, dari Duta Besar Republik Indonesia di Tunisia (Muhammad Ibnu Said) kepada Pejabat dari Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia, Kementerian Luar Negeri, Adi Dzulfuat, untuk dievakuasi ke Indonesia. Evakuasi WNI ke Indonesia merupakan komitmen pimpinan Kementerian Luar Negeri untuk melindungi warga negara Indonesia di manapun mereka berada di luar negeri. Biaya evakuasi ditanggung sepenuhnya oleh Kementerian Luar Negeri. Mereka dievakuasi ke Indonesia dengan menggunakan penerbangan Emirat, Tunis-Dubai-Jakarta dengan EK 356 tiba di Jakarta tanggal 27 Januari 2011 pukul 15.45 WIB.

 

Ketiga puluh dua orang WNI tersebut pada umumnya bekerja di lingkungan keluarga dekat Presiden Ben Ali dan pejabat tinggi Tunisia lainnya. Mereka dievakuasi ke Indonesia karena revolusi rakyat yang terjadi di Tunisia yang berhasil menjatuhkan Presiden Ben Ali yang telah berkuasa selama 23 tahun dan melarikan diri ke luar negeri diikuti oleh sebagian besar keluarganya. Hal ini mengakibatkan para WNI kehilangan majikan dan terlantar sejak kerusuhan berlangsung pada tanggal 14 Januari 2011. Para TKI tersebut pada umumnya tidak memiliki surat izin kerja dan izin tinggal serta tanpa dilindungi oleh kontrak kerja yang jelas karena pengiriman dari Indonesia dilakukan tidak melalui prosedur sebagaimana yang ditetapkan oleh Undang-undang dan selama berada di Tunisia tidak pernah melaporkan diri ke KBRI.

 

Selama kerusuhan berlangsung, para WNI tersebut berada dalam perlindungan KBRI Tunis yang merupakan rumah bagi rakyat Indonesia di luar negeri. 32 orang TKI tersebut telah ditampung di Wisma Duta sejak tanggal 12 sampai dengan 26 Januari 2011.

 

Total warga negara Indonesia di Tunisia 120 orang terdiri dari staf KBRI dan keluarganya, warga negara Indonesia yang kawin dengan warga negara asing yang bekerja di Tunisia atau yang kawin dengan warga negara Tunisia, pelajar dan mahasiswa, serta tenaga kerja Indonesia informal.

 

Tunis, 26 Januari 2011