Perusahaan Jasa Konstruksi Indonesia Kerjakan Proyek Pembangunan Mall Di Tripoli

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Perusahaan Jasa Konstruksi PT. SSI-WIKA (Solar Sahara Investment – Wijaya Karya) dipastikan akan mengerjakan proyek finalisasi pembangunan Mall di Tripoli. Hal tersebut disampaikan oleh Presdir PT. SSI-WIKA, D. Bagus Handhoko, pada saat bertemu dengan KUAI RI Tripoli pada tanggal 1 Oktober 2012 di KBRI Tripoli. Didampingi oleh Corporate Secretary PT SSI, Adrial Sjahfrin, Presdir PT. SSI-WIKA mengemukakan bahwa nilai proyek finalisasi pembangunan Mall adalah sebesar Rp. 100 milyar (seratus milyar rupiah).

 

Dikemukakan juga bahwa kesepakatan untuk melanjutkan pengerjaan proyek, yang sempat terhenti karena terjadinya perang, telah dicapai antara PT. SSI-WIKA dengan WICS (World Islamic Call Society – yayasan milik Pemerintah Libya). Penandatanganan perjanjian kontrak kerjanya akan segera ditandatangani. Dalam kaitan ini, PT. SSI-WIKA akan mendatangkan sekitar 300 orang pekerja dari Indonesia untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Untuk tahap awal, PT. SSI-WIKA akan mendatangkan sekitar 50-75 orang pekerja pada bulan Desember 2012.

 

Pada kesempatan tersebut, KUAI RI Tripoli menyampaikan bahwa meskipun situasi keamanan belum kondusif namun jasa konstruksi merupakan salah satu sektor yang mulai menggeliat sejalan dengan kebijakan Pemerintah Libya untuk menata kembali infrastruktur perekonomiannya. Perusahaan jasa konstruksi dari negara-negara lain, seperti Malta, Mesir dan Turki, mulai terlibat dalam pembangunan hotel, pusat perbelanjaan dan sekolah-sekolah. Vietnam, Thailand dan Filipina juga masih menanti terbukanya kesempatan untuk dapat memasukkan pekerja trampilnya ke Libya.

 

Proyek pembangunan Mall yang digarap PT. SSI-WIKA berdiri di atas area seluas kurang lebih 7 hektar dengan luas bangunan 60.000 meter persegi. Penyelesaian proyek mencakup pekerjaan pemasangan keramik, pengecatan dan pekerjaan finalisasi lainnya. Proyek ditargetkan selesai dalam waktu 10 bulan terhitung Desember 2012.

 

Presdir PT. SSI-WIKA selanjutnya meminta bantuan dan dukungan KBRI Tripoli terkait dengan beroperasinya kembali PT. SSI-WIKA di Libya. Penyelesaian proyek ini diharapkan dapat membuka jalan bagi diperolehnya proyek-proyek konstruksi lainnya di Libya yang dapat menyerap tenaga kerja Indonesia.