Pertemuan KUAI RI Tripoli dengan Direktur Fasilitas Diplomatik Kemlu Libya

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pada tanggal 5 September 2012, KUAI RI Tripoli telah bertemu dengan Direktur Fasilitas Diplomatik Kemlu Libya, Mr. Hateem Ashour Sharwi, dalam rangka mendapatkan informasi mengenai quota kendaraan dinas dan melaporkan kerusakan jaringan telepon di wilayah KBRI yang mengakibatkan tidak berfungsinya sambungan telepon dan faksimili KBRI.

 

Pada kesempatan tersebut, Direktur Fasdip mengemukakan bahwa Indonesia merupakan sahabat baik yang sudah berhubungan sejak lama. Oleh karena itu, Kementeriannya akan membantu memfasilitasi keberadaan perwakilan Indonesia di Libya. Diinformasikan bahwa Libya saat ini masih menunggu pengumuman mengenai Perdana Menteri dan jajaran kabinetnya yang akan memimpin negara Libya. Pengumuman tersebut direncanakan akan dilakukan oleh Kongres Nasional pada tanggal 12 September 2012. Disampaikan juga bahwa dirinya baru saja mendapat kepercayaan untuk menjabat sebagai Direktur Fasdip yang baru.

 

Mengenai quota kendaraan dinas, disampaikan bahwa saat ini tidak ada ketentuan yang mengatur tentang quota bagi kendaraan dinas yang dibutuhkan perwakilan asing yang terakreditasi di Libya. Setiap perwakilan asing diperkenankan untuk mendatangkan (impor) kendaraan dinas, dalam berbagai jenis, untuk menunjang kegiatannya. Selain diplomat yang bertugas dan pendampingnya (spouse) yang berhak mendapatkan fasilitas mendatangkan kendaraan, anak-anak dari diplomat tersebut juga mendapatkan hak yang sama sepanjang terdaftar di dalam daftar Kemlu Libya.

Perwakilan asing diminta untuk melaporkan setiap pembelian kendaraan baru karena hal ini terkait dengan fasilitas pembebasan pajak dan dokumen kepemilikan kendaraan, termasuk penyediaan plat nomor diplomatik yang akan digunakan.Terkait dengan perbaikan sambungan telepon, Direktur Fasdip akan memperhatikan laporan KBRI dan membantu menyelesaikan permasalahan tersebut.