Pertemuan Informal Perwakilan Negara-negara ASEAN di Tripoli

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pada tanggal 25 Agustus 2012 telah berlangsung pertemuan informal Kepala Perwakilan negara-negara ASEAN yang terakreditasi di Libya yang didahului dengan acara makan siang. Pertemuan, yang berlangsung di Wisma Dubes Thailand, dipimpin oleh Dubes Thailand, H.E. Joompol Manaschuang, dan dihadiri oleh Dubes Vietnam, H.E. Dao Duy Tien, KUAI RI Tripoli dan KUAI Filipina, Mr. Renato N. Duenas JR. Isu-isu yang mengemuka dalam pembahasan adalah situasi keamanan, peluang kegiatan ekonomi, pembentukan ASEAN Committee in Tripoli dan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan dalam kerangka ASEAN. Disepakati bahwa situasi keamanan di Libya saat ini belum kondusif. Hal ini ditandai dengan terjadinya dua ledakan bom mobil di kota Tripoli beberapa waktu lalu. Otoritas keamanan Libya juga belum dapat melucuti senjata api baik yang beredar di masyarakat maupun yang dikuasai oleh bekas para pejuang. Akibatnya persoalan kecil yang terjadi antar individu seringkali menjadi besar dan bahkan berubah menjadi konflik bersenjata antar suku yang berpotensi mengganggu keamanan nasional. Isu keamanan saat ini merupakan concern utama semua pihak. Isu keamanan bahkan menjadi satu-satunya agenda pembahasan Kongres Nasional Libya pada Sidangnya yang kedua tanggal 23 Agustus 2012. Semua pihak masih menunggu langkah-langkah yang akan dilakukan sebagai hasil sidang tersebut. Situasi keamanan terkait erat dengan peluang melakukan kegiatan ekonomi. Dalam kaitan ini, investor asing akan bersikap hati-hati untuk menanamkan modalnya meskipun badan dunia IMF memproyeksikan ekonomi Libya tahun 2012 tumbuh sebesar 117 prosen dengan produksi minyak sebesar 1,7 juta barrel per hari. Kondisi politik keamanan Libya yang membaik dan kondusif tentunya akan menjadi bahan rekomendasi kepada pemerintah pusat untuk kembali melakukan kegiatan bisnis di Libya. Disepakati perlunya perwakilan negara-negara ASEAN di Libya untuk dapat bersama-sama melakukan pendekatan kepada pemerintah Libya dalam rangka membahas isu-isu yang menjadi kepentingan bersama, termasuk melakukan pendekatan kepada KADIN, Protokol Kemlu dan Kementerian Libya lainnya. Disepakati juga untuk melakukan kegiatan pengamatan terhadap perkembangan situasi di berbagai daerah secara bersama, termasuk melakukan observasi pasar dan potensi bidang kerjasama yang dapat dikembangkan dengan Libya. Mengenai kegiatan ASEAN tahun 2013, disepakati untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat mempererat komunitas ASEAN di Libya baik kegiatan kemasyarakatan seperti ASEAN Picnic Day maupun kegiatan olahraga, seperti tenis meja, futsal dan jenis olahraga lainnya, serta pengibaran bendera ASEAN. Pertemuan juga menyepakati untuk membentuk ASEAN Committee in Tripoli. Persiapan mengenai hal ini akan dibahas lebih lanjut sesuai dengan Rules of Procedure yang ada. Pertemuan sepakat bahwa pertemuan informal perwakilan negara-negara ASEAN di Tripoli akan berlanjut secara regular. Dubes Vietnam, yang disepakati sebagai Dean of ASEAN Diplomats, menyatakan kesediaan menjadi tuan rumah bagi pertemuan berikutnya.