KBRI Tripoli Bantu Selesaikan Permasalahan dan Kepulangan ABK Indonesia

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pada tanggal 1 Juli 2012, KUAI RI Tripoli mengunjungi 14 (empatbelas) Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia yang bekerja di kapal berbendera Libya yang sedang berlabuh di pelabuhan Tripoli. Mereka menghadapi permasalahan belum dibayarkannya gaji sejak bulan Desember 2012 dan tidak jelasnya kepulangan ke Indonesia, yang semula dijadualkan pada tanggal 7 Juni 2012 sesuai dengan habisnya masa kontrak kerja. Berdasarkan informasi para ABK, mereka direkrut oleh PT. Antai Samudra Indonesia. Berangkat dari Indonesia pada awal Mei 2011 dengan tujuan bekerja di Malta sebagai penangkap ikan pada kapal milik perusahaan Seanav Maritime Services Ltd yang berkedudukan di Malta. Namun setibanya di Malta, mereka dipekerjakan di kapal berbendera Libya dan langsung berlayar menuju Tripoli. Mereka pun tidak dipekerjakan sebagai penangkap ikan melainkan sebagai penyelundup bahan bakar solar dari Libya ke Malta. KUAI RI Tripoli selain menyampaikan akan terus menghubungi pemilik kapal agar segera menyelesaikan permasalahan para ABK juga meminta para ABK untuk bersabar dan tidak emosional serta tidak melakukan tindakan-tindakan yang pada akhirnya hanya akan merugikan. Disampaikan juga bahwa KBRI bersedia membantu membawakan obat-obatan dan makanan yang dibutuhkan, serta meminta untuk tidak pergi ke luar dari pelabuhan mengingat situasi keamanan di Tripoli yang belum kondusif. Setelah beberapa kali melakukan komunikasi dengan pemilik kapal, pada tanggal 14 Juli 2012 para ABK telah diberangkatkan dari pelabuhan Tripoli menuju Malta, untuk selanjutnya dipulangkan ke Indonesia dengan pesawat udara dari negara tersebut.