Maskapai Indonesia Beli Empat Pesawat Twin Otter

2/29/2012

 

Jakarta - Maskapai penerbangan asal Indonesia, Airfast Indonesia, membeli sebanyak empat unit pesawat pabrikan asal Kanada Twin Otter seri 400.

"Airfast membeli empat pesawat Twin Otter Seri 400 produksi Viking Air," ujar Wakil Direktur Utama Perusahaan Produsen Twin Otter, Viking Air, Rob Mauracher usai demo terbang pesawat tersebut di Jakarta, Selasa.

Mauracher mengatakan maskapai penerbangan tersebut membeli pesawat pabrikannya untuk menunjang usaha penerbangan yang telah dilakoni perusahaan itu selama 35 tahun. Airfast Indonesia merupakan maskapai yang melayani penerbangan umum dan sewa dari Jakarta ke sejumlah wilayah di Kalimantan dan Papua.

"Harga resmi untuk satu unit pesawat sekitar 6 juta dolar AS," kata dia.

Perusahaan Viking Air, lanjut dia, melakukan demo terbang di sejumlah wilayah Asia Tenggara dan kemudian melakukan presentasi ke sejumlah perusahaan penerbangan yang ada di Tanah Air. Sebelumnya, dua unit pesawat Twin Otter tersebut telah dibeli oleh Ok Tedi Development Foundation of Papua New Guinea.

"Pesawat ini cocok untuk wilayah Indonesia yang merupakan negara kepulauan, karena tidak memerlukan landasan pacu yang panjang dan bisa bertahan dalam kondisi buruk," jelas Mauracher.

Oleh karena itu, pesawat jenis tersebut banyak digunakan oleh penerbangan sipil, penerbangan dinas sipil seperti pemotretan udara, hingga penerbangan dinas militer. Di Tanah Air sendiri, pesawat jenis ini masih banyak digunakan di wilayah Indonesia bagian timur.

Twin Otter adalah jenis pesawat yang paling sukses dalam sejarah program dirgantara Kanada dan berkapasitas 19 penumpang. Pengembangan pesawat jenis ini dimulai pada 1964. Pesawat udara ini termasuk dalam kategori STOL (short take-off landing).

Perangkat pendaratan Twin Otter dapat diganti dengan pelampung atau ski, sehingga menjadi pesawat yang populer di Alaska dan sebelah utara Kanada. (Sumber: Antara290212)