Cangkir Kertas dan Makanan / Minuman Tradisional Indonesia Menjelajahi Pasar Kanada

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Toronto - KJRI Toronto telah mensponsori keikutsertaan pengusaha Indonesia pada “CRFA (Canadian Restaurant and Foodservices Association)”, pada tanggal  7 – 9 Maret 2010, bertempat di Direct Energy Centre, Exhibition Place, Toronto, Kanada. KJRI Toronto mengikutsertakan tiga pengusaha Indonesia untuk berpartisipasi, yaitu: JS Tunggal Group Inc / Glopac, Cikarang  (Indonesia), Fresh Grace Food International dan Muncul Blessing Canada Ltd (Kanada).

Glopac sebagai manufaktur cangkir kertas tahan panas dan JS Tunggal Group sebagai distributornya untuk pasar Kanada. Produk cangkir yang terbuat dari bahan kertas buatan Indonesia tersebut mendapat tanggapan positif dari pengunjung pameran. Dari hasil pertemuan dengan calon-calon buyer dapat disimpulkan bahwa prospek pasar Kanada sangat bagus. Salah satu café di Toronto yang baru-baru ini terpilih sebagai salah satu “the best” café di Toronto telah menggunakan cangkir kertas buatan Indonesia tersebut sejak setahun terakhir. Selain itu, cangkir kertas telah digunakan di seluruh café-café di bawah naungan “What a Bagel”.

Fresh Grace Food International memamerkan produk-produk makanan Indonesia, antara lain: keripik singkong dari Sumatera Barat (sanjai), keripik melinjo, palm sugar, sambal merk pohon cabe, manisan sirsak dan lain sebagainya. Snack Indonesia cukup diminati pengunjung dan beberapa restoran telah mengatakan ketertarikan mereka untuk memasukkan snack Indonesia dalam daftar menu dan juga penggunaan bumbu-bumbu masakan Indonesia. Salah satu, perusahaan packaging di Toronto sedang menegosiasikan pembelian keripik emping dan keripik singkong pedas manis dalam partai besar (bulky) untuk selanjutnya membungkus sendiri dan disalurkan ke hotel-hotel di Toronto dan sekitarnya.

Muncul Blessing Canada Inc. mempromosikan minuman tradisional Indonesia, antara lain: obat kuat Kuku Bima,  minuman kesegaran ESTE EMJE, jamu Tolak Angin dan Permen Jahe Wangi. Muncul Blessing telah ditunjuk oleh PT Sidomuncul Indonesia sebagai distributor tunggal mereka di Kanada. Mengingat produk tersebut baru pertama kali diperkenalkan kepada CRFA, maka panitia memberikan label “New Product” atas produk-produk tersebut. Selama pameran, produk Sidomuncul, khususnya ESTE EMJE nampaknya cukup diminati pengunjung. Beberapa pengusaha pengecer dan pemilik restoran telah mengatakan keinginan mereka untuk menyalurkan maupun menjual komoditas yang ditawarkan.

Menurut Kordinator Fungsi Ekonomi, Harlan Hakim, CRFA merupakan arena yang tepat dalam mempromosikan produk makanan maupun produk keperluan restoran buatan Indonesia di Kanada. Secara keseluruhan hasil yang dicapai pengusaha dalam CRFA cukup memuaskan. Keiktusertaan dalam CRFA dapat dijadikan pula sebagai “brand recognation” untuk produk-produk baru buatan Indonesia. (Sumber: Bidang Ekonomi, KJRI Toronto)