Siaran Pers Tentang Perkembangan Situasi di Jakarta

1/14/2016

Jakarta - Pada sekitar pukul 10.50 pagi ini, sebuah bom bunuh diri meledak di sebuah kafe di persimpangan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, yang diikuti oleh dua ledakan susulan di area sekitar persimpangan tersebut. Menyusul kejadian ini, baku tembak terjadi antara para pelaku dan polisi. 

Dalam kurun waktu setengah jam sejak insiden pertama, polisi telah berhasil mengendalikan situasi dan pada pukul 3.00 sore situasi di area serangan teror tersebut telah kembali normal. Lima orang teroris tewas dalam kejadian tersebut. 

Serangan teror ini telah menewaskan dua orang warga sipil, termasuk seorang warga negara asing (warga negara Kanada). Selain itu 19 orang warga sipil, termasuk 4 orang warga negara asing (warga negara Aljazair, Austria, Belanda, dan Jerman), dilaporkan terluka dalam serangan tersebut. Lima orang polisi juga mengalami luka-luka dalam upaya melawan aksi para pelaku teror. 

Seluruh tempat usaha dan gedung-gedung di sekitar lokasi kejadian diharapkan dapat beroperasi penuh dan kembali normal besok (15 Januari 2016). 

Pemerintah Republik Indonesia mengutuk serangan teror keji yang telah menewaskan warga sipil ini dan menyampaikan duka cita dan simpati mendalam kepada para korban serta anggota keluarga yang berduka. 

Pemerintah Republik Indonesia tetap berkomitmen tinggi untuk melawan terorisme dan akan terus melakukan upaya-upaya untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat dan warga negara asing di Indonesia. Lebih lanjut, Pemerintah Republik Indonesia meminta masyarakat dan warga negara asing untuk tetap tenang dan melanjutkan kegiatan sehari-hari seperti biasa.​