Perdagangan Indonesia - Jepang

12/8/2009

 

INFORMASI TENTANG PERDAGANGAN INDONESIA-JEPANG

 
  1. PERDAGANGAN KEDUA NEGARA

    Total perdagangan kedua negara pada tahun 2006 sebesar USD 31.358,25 juta, yang terdiri atas ekspor Indonesia ke Jepang mencapai USD 23.991,44 juta atau meningkat 15,11% (pangsa Indonesia 3,17%), sedangkan Jepang impor dari Indonesia tahun 2006 sebesar USD 7.366,81 juta atau turun 20,38%.

     :

    Dari sejumlah itu, impor non-migas 2006 Jepang Jepang dari dunia mencapai USD 429.461,52 juta atau meningkat 8,32%, dan dari Indonesia sendiri mencapai USD 13.632,85 juta atau meningkat 16,75%.

  2. KONDISI MAKRO EKONOMI JEPANG

    Real GDP Growth Jepang pada tahun 2007 diperkirakan dapat mencapai sekitar 2,6%, lebih tinggi 0,1 persen poin dibanding tahun 2006. Hal-hal yang mendorong pertumbuhan tersebut antara lain: (i) meningkatnya permintaan luar negeri (AS meningkat dengan 3%), (ii) peningkatan penyerapan tenaga kerja (1% peningkatan), (iii) kembali giatnya pembangunan sarana/prasarana di beberapa wilayah, dan (iv) melemahnya nilai Yen.

     :

    Selain itu beberapa hal perlu dicatat, antara lain:

    • Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2007 diperkirakan mencapai rata-rata 2,1%, sedangkan untuk tahun 2008 diproyeksikan sebesar 2,7%.
    • Tingkat inflasi pada tahun 2006 sebesar 0,3%, demikian pula untuk tahun 2007, angka inflasi diperkirakan sama dengan tahun yang lalu.
    • Angka pengangguran tahun 2006: 4,1% sedangkan tahun 2007 diperkirakan turun menjadi 3,9%.
    • Pertumbuhan nomimal GDP tahun 2006 : 1,9% sedangkan tahun 2007 diperkirakan akan naik menjadi 2,3%.