PELUNCURAN VISA/IMMIGRATION ON BOARD INDONESIA DI BANDARA NARITA, TOKYO

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Beranjak dari dasar pemikiran tersebut dan sebagai upaya untuk membantu meningkatkan perekonomian nasional serta menanggapi saran dan kritik pengguna jasa penerbangan ke Indonesia, KBRI Tokyo telah memfasilitasi penerapan visa/immigration on board. Soft launching pelaksanaan visa/immigration on board telah dilakukan pada tanggal 21 Januari 2010 di Bandara Narita, Tokyo, oleh maskapai penerbangan Garuda Indonesia dalam pelayanan penerbangan rute Tokyo – Denpasar. Hadir dalam soft launching tersebut, Duta Besar Jusuf Anwar, Konsul Jenderal RI Osaka, Ibnu Hadi, Sekretaris Jenderal Imigrasi Departemen Hukum dan HAM, Muhammad Indra, Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Emir Satar, Managing Director Treasury and International Business Bank Negara Indonesia (BNI), Bien Subiantoro dan Kepala Regional Kantor BNI di Tokyo, A. Firman Wibowo. Pada kesempatan konferensi pers peluncuran Garuda Orient Holidays Japan sehari sebelumnya di Hotel Ritz Carlton Roppongi, Duta Besar Jusuf Anwar menekankan bahwa kemudahan yang diberikan dalam pelayanan visa/immigration on board akan membawa manfaat yang sangat nyata terhadap program nasional Indonsia yaitu TTI (Trade Tourism and Investment). Visa/immigration on board merupakan proses pelayanan pemberian visa on arrival yang dilakukan di dalam pesawat udara. Penerapan metode pelayanan ini adalah terobosan baru dalam dunia penerbangan internasional. Pelayanan ini akan mempermudah wisatawan asing dan pebisnis yang berasal dari Jepang untuk mendapatkan visa tanpa harus menunggu dalam antrian yang panjang di bandara Ngurah Rai. Pelayanan ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan/pebisnis Jepang ke Indonesia yang pada gilirannya akan meningkatkan sektor ekonomi riil nasional.