PAMERAN LINGGARJATI DIGELAR DI BALAIKOTA DEN HAAG

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pameran Linggarjati diselenggarakan di Atrium Balaikota Den Haag. pada tanggal 15 - 26 Februari 2010, dengan menampilkan sejumlah panel foto-foto bersejarah tentang peristiwa perundingan RI-Belanda yang berlangsung sekitar 54 tahun lalu.

Pameran yang bertema “Linggadjati, een brug naar de toekomst” (Linggadjati, jembatan menuju masa depan) ini terselenggara dengan baik berkat hasil kerjasama antara sejumlah lembaga di Belanda mencakup Stichting Vrienden van Linggajati-SVL (Yayasan Sahabat Linggajati); Gemeente (Pemerintah Kota) Den Haag; dan Yayasan Indisch Erfgoed, bersama dengan KBRI Den Haag.

Pameran secara resmi dibuka oleh Walikota Den Haag, Mr. Jozias Van Artsen  dan KUAI KBRI Den Haag/Wakeppri, Umar Hadi. Selain itu, juga ditampilkan paparan mengenai Linggadjati oleh Ketua SLV dan sejarawan Belanda serta Paduan Suara Colourful Citykoor dari kalangan Indo-Belanda. Acara Pembukaan Pameran ini dihadiri berbagai kalangan termasuk korps diplomatik, akademisi, wartawan serta pemerhati Indonesia.

Dalam kata sambutannya, Walikota Den Haag antara lain menyampaikan bahwa perundingan Linggadjati sangat erat kaitannya dengan kota Den Haag, khususnya mengingat peran kota ini sebagai city of peace and justice yang menggambarkan keinginan untuk penyelesaian konflik secara damai melalui negosiasi, diplomasi dan rule of law. Diharapkan pula bahwa Linggadjati dapat terus menjadi inspirasi bagi RI-Belanda sebagai jembatan menuju masa depan untuk membangun bekerjasama dan kemitraan di masa mendatang, secara luas antara Asia dan Eropa.

Sementara itu, KUAI KBRI Den Haag menitikberatkan bahwa Linggadjati merupakan salah satu catatan sejarah penting dalam Kemerdekaan Indonesia yang merupakan hasil dari upaya di meja perundingan/diplomasi dan perjuangan bersenjata. Indonesia senantiasa konsisten dalam upaya menciptakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial sebagaimana tercermin pada forum Konperensi Asia Afrika, Pasukan Perdamian PBB, Gerakan Non Blok, G-77, dan terakhir pada G-20. Shared history antara Indonesia dan Belanda menawarkan berbagai peluang kemitraan yang sangat besar termasuk untuk  berperan dalam penyelesaian berbagai isu global.

Pembukaan Pameran Linggadjati di Balai Kota Den Haag mendapat sambutan yang sangat positif dari berbagai kalangan. Kehadiran Walikota Den Haag menunjukkan komitmen dukungan Kota Den Haag yang cukup besar terhadap kegiatan pameran tersebut.
 
 
Note: Pidato pembukaan Pameran oleh KUAI KBRI Den Haag, Bpk. Umar Hadi, klik disini!