MEMPERERAT JEMBATAN PERSAHABATAN INDONESIA BELANDA MELALUI FESTIVAL PENCAK SILAT

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

KBRI Den Haag bekerjasama dengan “Stichting” Asli sebuah Yayasan yang peduli dengan pelestarian dan promosi Pencak Silat Indonesia di Belanda telah menyelenggarakan “Festival Pencak Silat Indonesia Ke-2” pada tanggal 13 Juni 2010 di kota Poeldijk yang terletak  tidak jauh dari kota Den Haag. Festival yang mendapat sambutan sangat positif dari masyarakat Belanda ini diikuti 125 orang atlit dari 14 perguruan Pencak Silat yang berasal dari berbagai aliran di tanah air.

pencaksilat 2010Festival Pencak Silat ini bertujuan selain untuk mempromosikan warisan budaya Indonesia di Belanda, juga dimaksudkan untuk mempererat hubungan persahabatan kedua Negara khususnya “people to people contact” melalui  berbagai kegiatan Pencak Silat yang cukup digemari kalangan muda Belanda. Festival yang berlangsung sekitar enam jam ini dipadati pengunjung khususnya pecinta Silat Indonesia  yang memenuhi gedung pertemuan De Leuningjes, Poeldijk.

pencaksilat 2010Festival dibuka secara resmi oleh Wakil Duta Besar, Bapak Umar Hadi, yang kehadirannya di arena festival disambut oleh tarian radisional Jawa Barat yang dibawakan oleh murid-murid perguruan pencak silat Pamur Kombinasi Tjimande yang diantaranya terdapat salah satu penerima Beasiswa Sosial Budaya Indonesia tahun 2009. Dalam  sambutan singkatnya Wakkepri antara lain menggarisbawahi arti penting menjaga persatuan sebagai landasan dalam suatu tatanan yang majemuk, seperti negara Indonesia atau pun komunitas Pencak Silat yang terdiri dari beragam aliran, termasuk di Belanda. Kemajemukan dan perbedaan hendaknya jangan dipandang sebagai penghambat persatuan, namun justru harus dimanfaatkan sebagai perekat dan pelengkap suatu sistem, sehingga diibaratkan suatu taman akan terlihat lebih cantik jika diisi dengan beraneka jenis tanaman jika dibandingkan taman yang hanya terdiri dari 1 jenis tanaman.

pencak silat 2010Menutup sambutannya, Wakkepri menghimbau para perguruan Pencak Silat di Belanda untuk terus bahu membahu dengan KBRI dalam upaya mempromosikan seni bela diri tradisional Pencak Silat kepada masyarakat Belanda. Sebagai wujud dukungan KBRI terhadap pengembangan Pencak Silat di Belanda, Wakkepri juga memberikan medali dan sertifikat penghargaan kepada peserta dan perguruan Pencak Silat yang telah berpartisipasi di dalam Festival tersebut.