Indonesia dan Belanda Sepakat Tingkatkan Kerjasama Antiterorisme

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Belanda sepakat untuk meningkatkan kerjasama di bidang anti terorisme. senior official meetingPeningkatan kerjasama dilakukan antara lain melalui MOU Kerjasama antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan Kementerian Dalam Negeri Belanda (yang membawahi Kepolisian Belanda), menurut rencana akan ditandatangani pada awal tahun 2010. Kerjasama anti terorisme selama ini telah dilakukan melalui Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation (JCLEC). Belanda juga menginformasikan mengenai rencana pembentukan institusi riset bagi penanggulangan terorisme di Den Haag. Apabila institut tersebut terbentuk maka akan dibahas kembali bentuk kerjasama antiterorisme dengan Indonesia.
Hal tersebut merupakan salah satu hasil pertemuan Senior Officials Meeting (SOM) Indonesia – Belanda yang dilaksanakan di Balai Kota (Stadhuis) Delft, Belanda tanggal 4 November 2009. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Direktur Jenderal Amerika dan Eropa, Duta Besar Retno L.P. Marsudi dan beranggotakan pejabat dari Menko Perekonomian dan KBRI Den Haag. Delegasi Belanda dipimpin oleh Direktur Jenderal Politik Kementerian Luar Negeri H.E. Pieter de Gooijer dan beranggotakan pejabat Kementerian Luar Negeri dan Dubes Belanda untuk Indonesia H.E. Nikolaos van Dam.
Kesepakatan lain yang berhasil dicapai adalah peningkatan kerjasama di bidang good governance and rule of law yang akan diwujukan antara lain melalui penandatanganan kerjasama antara KPK dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Kehakiman Belanda pada akhir tahun 2009 ini. Delegasi kedua negara juga membahas kerjasama kebudayaan yang diharapkan perundingan mengenai draft perjanjian ini dapat diselesaikan pada awal tahun 2010, dan mendukung kerjasama antara Garuda dan KLM guna mewujudkan rencana Garuda membuka kembali jalur penerbangan Jakarta - Amsterdam pada bulan Juni 2010.
Selain membahas masalah-masalah dalam hubungan bilateral, SOM kali ini juga membahas isu-isu internasional yang menjadi kepentingan bersama kedua negara, seperti isu climate change dan Asia - Europe Meeting (ASEM). Sementara itu pada awal tahun 2010 Menteri Perekonomian Belanda Maria van der Hoeven direncanakan akan berkunjung ke Indonesia dengan membawa delegasi pengusaha dari Belanda. Kunjungan ini diharapkan dapat membawa peningkatan hubungan ekonomi dan perdagangan kedua negara.
Senior Officials Meeting merupakan forum bilateral untuk membahas isu-isu politis dan kerjasama lainnya dalam hubungan bilateral. Sementara masalah ekonomi dan perdagangan dibahas dalam forum Mixed Commission yang bertemu setiap dua tahun sekali pada tingkat Direktur Jenderal. Pada tingkat Menteri Luar Negeri terdapat Forum Konsultasi Bilateral yang bertemu setiap dua tahun sekali. Untuk melembagakan hubungan bilateral tersebut, dan membentuk kerangka hukum bagi kerjasama yang terarah dan forward looking, kedua negara menyepakati suatu Comprehensive Partnership Agreement yang diharapkan akan ditandatangani oleh Presiden RI dan PM Belanda pada tahun 2010.
Belanda merupakan trading partner terbesar di Eropa bagi Indonesia. Nilai perdagangan kedua negara mencapai US$ 4,52 milyar (2008), yang terdiri dari ekspor ke Belanda sebesar US$ 3,92 milyar dan impor dari Belanda US$ 0,602. Sementara investasi langsung Belanda ke Indonesia mencapai US$ 1,19 milyar dengan total 128 proyek (2004-2008).