Dubes Habibie Harapkan Pelabuhan Tanjung Priok Menjadi Pelabuhan Yang Efisien

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Dubes RI Den Haag Bapak  JE Habibie pada tanggal 2 Nopember 2009 di daulat menjadi seminar pelabuhansalah satu pembicara dalam Seminar pelabuhan yang bertajuk “Jakarta as Indonesia’s Hub”, bertempat di Hotel Borobudur Jakarta. Seminar  ini dibuka oleh Mentri Perhubungan yang diwakili oleh Dirjen Pelabuhan Laut. Hadir dalam seminar ini diantaranya  sejumlah Departemen teknis terkait, para stakeholder, pakar pelabuhan, pengamat ekonomi, dan para praktisi industri pelabuhan, serta Prof. Hans Peter pakar Pelabuhan  dari Jerman yang banyak terlibat dalam pengembangan pelabuhan di Indonesia.
Seminar yang digagas oleh PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo II) ini bertujuan untuk  menjadikan pelabuhan Jakarta menjadi pelabuhan  penghubung (Hub) yang efisien menghadapi tantangan global yang semakin ketat. Seminar dibagi ke dalam beberapa sesi, diantaranya: pembahasan mengenai innfrastruktur; partner strategis; SDM; prosedur bea dan cukai serta tariff pelayanan. Seminar yang akan berlangsung selama dua harti ini akan membahas berbagai isu, seperti: trade facilitation and Government Policy; Trade and customs; Port Market and demand; Spatial, institutional and infrastructure system; Port development strategy; dll.
Seminar pelabuhanDalam paparanya, Dubes Habibie yang juga banyak berpengalaman dalam menangani pelabuhan dan pernah juga sebagai Adpel Tanjungan Priok dan Dirjen Pelabuhan itu  sangat menghargai penyelenggaraan seminar dimaksud. Menurut Dubes Habibie hal yang perlu mendapat perhatian dalam upaya menjadikan Jakarta sebagai pelabuhan “Hub” di Indonesia adalah bagaimana kita mampu mewujudkan pelabuhan Tanjung Priok sebagai pelabuhan yang efisien dan dapat memberikan pelayanan  terbaik kepada penguna jasa (masyarakat). Pelabuhan tidak perlu harus dibuka selama 24 jam seperti “coffee shop” ujar Dubes Habibie, namun yang lebih penting adalah aparat pelabuhan harus dapat memahami fungsinya dan bekerja secara professional.  Hanya dengan profesionalisme yang tinggi pelabuhan akan dapat  memberikan pelayanan terbaik, dan sekaligus mampu menopang pertumbuahan ekonomi dan menjawab tantangan masa kini dan masa datang.
Menurut pihak penyelenggara, produk dari seminar ini diharapkan akan dapat  memberikan sumbangan pemikiran yang strategis kepada Pemerintah dalam  upaya mewujudkan Jakarta sebagai pelabuhan penghubung di Indonesia.
 
Den Haag, 3 Nopember  2009