Indonesia Sampaikan Pernyataan Republik Indonesia pada Sidang ke-19 Konferensi Negara Pihak Organisasi untuk Pelarangan Senjata Kimia

1/16/2015

 

?Delegasi Republik Indonesia, yang dipimpin oleh Bapak Ibnu Wahyutomo, Kuasa Usaha ad interim/Wakil Kepala Perwakilan – Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk Organisasi Pelarangan Senjata Kimia, telah menghadiri Sidang ke-19 Konferensi Negara-Negara Pihak pada Konvensi Senjata Kimia (KSK), di Den Haag, pada tanggal 1-5 Desember 2014.

Indonesia mendukung sepenuhnya perlucutan dan non-proliferasi seluruh kategori senjata pemusnah massal dalam rangka mencapai perdamaian dan keamanan dunia. Sebagai instrumen yang paling efektif di bidang perlucutan dan nonproliferasi  senjata pemusnah massal,  Indonesia mendukung sepenuhnya pula upaya meningkatkan universalitas Konvensi dimaksud.
 
Indonesia menegaskan pula pentingnya penerapan sejumlah ketentuan pokok dalam Konvensi Senjata Kimia terkait dengan Pembangunan Ekonomi dan Teknologi, Bantuan Perlindungan Terhadap Senjata Kimia, guna memajukan peningkatan teknologi dan perdagangan kimia untuk tujuan damai, serta guna menangkal kemungkinan penggunaan dan ancaman penggunaan senjata kimia.
 
Sejumlah kontribusi yang telah dilakukan Indonesia dalam rangka implementasi Konvensi Senjata Kimia turut pula disampaikan, khususnya terkait dengan pertukaran ahli yang terjalin melalui penyelenggaraan beberapa workshop dan seminar mengenai promosi keselamatan dan keamanan kimia.
 
Menutup pernyataan Indonesia, disampaikan pula bahwa Indonesia telah mencatat perkembangan di Suriah dan akan senantiasa mendukung Fact Finding Mission untuk dapat segera menyelesaikan laporan yang lebih komprehensif. Terkait hal tersebut, Indonesia menyatakan kesanggupannya pula untuk mencari solusi damai dan menyeluruh berdasarkan konsensus.
 
Den Haag, 4 Desember 2014