Tim Sepakbola Indonesia Kalahkan Tim Walikota Belanda, 5-2

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag bekerjasama dengan Kesebelasan Walikota Seluruh Belanda dan Yayasan Lepra Belanda menyelenggarakan pertandingan sepakbola, Charity Football Match. Pertandingan, yang berlangsung Minggu, 18 September 2016 di SVV Scheveningen Sportpark Houtrust Den Haag, ini mempertemukan Kesebelasan Masyarakat Indonesia di Belanda dan Kesebelasan Walikota Seluruh Belanda, dengan skor 5-2.

Tujuan utama diselenggarakannya acara ini adalah untuk mendukung proyek global rehabilitasi kusta oleh Yayasan Lepra Belanda (Leprastichting Nederland). Yayasan, yang didirikan pada 30 Maret 1967 di Amsterdam, ini mendukung organisasi pelayanan kesehatan di 18 negara --salah satunya Indonesia-- dalam memerangi penyakit kusta. Dukungan yang mereka berikan berupa pelatihan, konsultasi, bimbingan serta rehabilitasi mantan pasien lepra yang cacat. Selain itu, Yayasan Lepra juga merupakan penyandang dana terbesar di dunia bagi penelitian ilmiah terhadap penyakit lepra.

Selain tujuan utama tersebut, pertandingan ini juga dimaksudkan untuk mempersiapkan perjalanan besar Kesebelasan Walikota Seluruh Belanda ke Indonesia pada 21 Mei hingga 11 Juni 2017. Keberangkatan tim akan dilaksanakan setelah laga terakhir musim 2016/2017, yakni pertandingan melawan Kesebelasan Old Stars Feyenoord di Rotterdam, 14 Mei 2017.

Kesebelasan Walikota Seluruh Belanda atau disingkat NBE (Nederlands Burgemeesters Elftal) adalah sebuah tim pemain sepakbola, terdiri atas para walikota dari berbagai kota di seluruh Belanda, baik yang masih aktif maupun yang sudah memasuki masa pensiun. Para walikota ini bertanding lebih kurang sepuluh kali tiap tahunnya, di berbagai lokasi, untuk menghimpun dana bagi Yayasan Lepra Belanda. 

Pertandingan yang digelar Minggu siang melawan Kesebelasan Masyarakat Indonesia diikuti oleh tujuh walikota Belanda yang masih aktif. Yakni, walikota Asten, Mill en Sint Hubert, Noordwijk, Rhenen, Sciedam, Weert dan Woerden. Turut memperkuat tim adalah mantan walikota Bussum, Noordenveld, Oegstgeest serta sejumlah pemain tamu. Sementara itu, tim Indonesia diperkuat oleh Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja, para staf KBRI dan masyarakat Indonesia di Belanda.

Laga antara Kesebelasan Masyarakat Indonesia melawan NBE diramaikan dengan kehadiran para pendukung dari kedua pihak: staf KBRI beserta keluarga dan masyarakat Indonesia di Belanda, serta para staf dari Yayasan Lepra Belanda, staf walikota beserta keluarga. 

Sebelum pertandingan dimulai, Duta Besar Wesaka Puja, mewakili masyarakat Indonesia, memberikan cek donasi sebesar 1.000 euro secara simbolis kepada C. Slob dari Yayasan Lepra dan Kapten Kesebelasan NBE, Walikota Weert, Jos Heijmans. “Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memberi perhatian kepada para penderita lepra,” kata Duta Besar Wesaka Puja dalam sambutannya. “Selain itu, kegiatan ini juga untuk meningkatkan people to people contact,” ia menambahkan.

Berkenaan dengan kunjungannya ke Indonesia 21 Mei- 11 Juni 2017 nanti, tim berharap bisa bertemu dengan Presiden Jokowi. Pada kunjungan mereka tiga tahun lalu (2013), Tim NBE juga sempat bertemu Joko Widodo, yang ketika itu masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.  Selain Jakarta, tim NBE juga akan mengunjungi berbagai tempat wisata di Indonesia seperti di Jawa dan Bali. 

Kedua tim bermain sama kuat di babak pertama dengan skor 2-2. Namun, di babak kedua tim Indonesia tampak lebih perkasa dibandingkan tim NBE. Mereka berhasil meningkatkan perlawanan dan menekan para pemain NBE, sehingga di akhir pertandingan tim NBE harus menerima kekalahan dengan skor 2-5.

Namun, meski kalah tim NBE tetap tampak gembira. Sebab, pertandingan telah berlangsung  dengan baik, sportif dan tidak ditekankan pada pencapaian skor akhir. Usai pertandingan, acara ditutup dengan makan sate bersama untuk seluruh pemain dan para pendukungnya.​