Mahasiswa Indonesia di Tehran Berhasil Memperoleh Predikat Stand Terbaik

Tehran University Exhibition/Mahasiswa Indonesia memainkan lagu Iran Sultane Qalbam
Erdipa Wirengjurit dan Bahesti Zahra menjelaskan alat musik angklung keapda pengunjung
Pemberian Sertifikat dan Penghargaan Stand Terbaik kepada Perwakilan Mahasiswa Indonesia

Mahasiswa Indonesia dengan dukungan penuh KBRI Tehran berhasil mendapatkan predikat stand terbaik pada 6th International Festival and Exhibition of University Tehran di Universitas Tehran. Festival berlangsung sejak tanggal 23-25 Mei 2016. Pengumuman stand terbaik dilaksanakan pada puncak Festival pada tanggal 25 Mei 2016, dan penghargaan disampaikan langsung oleh Rektor Universitas Tehran, Prof. Nili Ahmadabadi. Puncak acara dihadiri oleh civitas akademika Universitas Tehran, para pejabat dari Kementerian terkait Iran, Duta Besar dan para pejabat perwakilan asing di Iran. Stand yang meramaikan Festival diikuti oleh seluruh perwakilan mahasiswa Internasional di Universitas Tehran dengan menampilkan potensi negara masing-masing. Pakaian adat dan angklung menjadi daya tarik utama pengunjung yang memadati stand Indonesia selama pameran.

Di samping memperoleh predikat stand terbaik, mahasiswa Indonesia secara khusus juga diminta mementaskan pagelaran angklung sebagai satu-satunya pagelaran dari negara peserta yang ditampilkan secara tersendiri. Pada kesempatan tersebut, Erdipa Wirengjurit, Siti Fatimah, Budi Santosa, Bahesty Zahra, Sugiri Nurdin,  Fitriani Nur Syahidah, Shazia Ahmad, Halimatussadiah, dan Luky Suwandana mempersembahkan lagu Naik-naik ke Puncak Gunung dan lagu populer Iran Sulthane Qalbam. Penampilan tersebut mendapatkan sambutan hangat dari pengunjung yang memadati Chamran Hall di Universitas Tehran. Suasana yang hening saat mahasiswa Indonesia memainkan angklungnya menjadi riuh dengan tepuk tangan dan sorak penonton begitu pertujukan tersebut berakhir. Perwakilan mahasiswa Indonesia, Siti Fatimah dan Halimatussadiah, juga ikut dalam pagelaran oleh mahasiswa lintas negara dan pembawa acara Festival. Para mahasiswa bersemangat untuk tampil dengan dukungan pejabat dan staf serta para Ibu DWP KBRI Tehran. Dukungan menjadi lebih istimewa dengan hadirnya Bapak Dian Wirengjurit, mantan Dubes RI Tehran, beserta istri.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan penghargaan kepada 25 ilmuwan Iran yang masuk ke dalam tokoh ilmuwan dunia yang diumumkan secara rutin setiap tahun, serta para pejabat dan staf Universitas Tehran.