Hadiri IPOC, Dubes RI Tehran Ajak GAPKI Penetrasi Pasar Iran

12/15/2014

 

?

(Tehran, 12 Desember 2014): Tidak puas hanya sebagai tamu kehormatan pada perhelatan 10th Indonesian Palm Oil Conference and 2015 Price Outlook yang berlangsung di Bandung, 27-28 November 2014, Dubes Dian pun melakukan promosi solo intensif dengan mendekati banyak peserta konferensi.

 

“Sejauh pemantauan kami di KBRI terhadap pasar sawit Iran, selama ini sawit yang masuk ke negara akreditasi kami itu dipasok oleh negara-negara tetangga kita. Saya berharap banyak kiranya anggota GAPKI dapat mulai menjajaki upaya memasuki pasar negara dengan 78 juta penduduknya ini”, ujar Dubes Dian kepada Joefly Bahrony, Ketua Gabungan Pengusaah Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) dan rekan-rekan anggota lainnya.

 

Menanggapi hal tersebut, Joefly menyatakan kesiapannya untuk segera menjajaki pasar Iran, “Pada prinsipnya kami sepakat untuk bekerjasama dengan KBRI Tehran dalam upaya memajukan komunikasi bisnis antara GAPKI dengan Asosiasi Importir Kelapa Sawit Iran, dan mencari solusi terbaik terkait mekanisme pembayaran transaksi via perbankan”, cetusnya.

 

KBRI memandang bahwa selama ini pasar sawit di negeri mulla ini masih dipasok oleh negara-negara tetangga Indonesia dan negara-negara tetangga Iran seperti India, Pakistan dan Turki. Bahkan berdasarkan data Iranian Chamber of Commerce, Industries, Mines and Agricultures (ICCIMA), impor sawit ke negeri ini tidak hanya untuk memenuhi pasar sawit domestik namun juga negara-negara tetangga seperti Irak, Armenia, Azerbaijan dan Turkmenistan, “Sebuah negara-hub perdagangan potensial yang harusnya dapat segera dimanfaatkan oleh pelaku usaha sawit negara kita”, kata Dubes Dian.

 

“Dalam banyak kesempatan pertemuan bisnis, importir sawit Iran sebenarnya sangat menyadari bahwa produk yang mereka beli dari negara-negara tetangganya dan tetangga Indonesia merupakan produk dalam negeri kita. Namun demikian kurangnya pengetahuan dan keengganan sebagian pelaku usaha nasional untuk memasuki pasar besar Iran ini menjadi tantang

 

KBRI Tehran berharap kiranya komitmen yang disampaikan oleh Ketua GAPKI dan anggotanya tersebut dapat segera direalisasikan dalam waktu yang tidak terlalu lama, sehingga potensi besar ini dapat segera memberikan manfaat konkrit bagi semua pemangku kepentingan terkait khususnya petani, di tengah semakin besarnya kampanye negatif, tingginya persaingan serta turunnya harga sawit dunia.