Pameran Promosi Pariwisata dan Budaya Indonesia

​Ketertarikan dan minat masyarakat Iran terhadap pariwisata dan budaya Indonesia semakin meningkat. Hal ini terlihat dari banyaknya permintaan informasi mengenai Indonesia serta peningkatan aplikasi visa kunjungan wisata dan budaya ke Indonesia. Berdasarkan jumlah visa yang dikeluarkan KBRI, tercatat kunjungan untuk tujuan wisata dan budaya masyarakat Iran ke Indonesia pada tahun 2014 sekitar 3500 orang, meningkat sekitar 36% jika dibandingkan dengan kunjungan tahun 2013. Jumlah ini cukup tinggi mengingat sejak pertengahan Agustus 2013 Visa on Arrival (VoA) tidak berlaku lagi bagi warga negara Iran. Sehubugan dengan hal tersebut, KBRI Tehran bekerjasama dengan Institut Pariwisata, Budaya dan Investasi telah menyelenggarakan Pameran Promosi Pariwisata dan Budaya Indonesia pada tanggal 6 Desember 2015 di Kish Island, Iran. Hadir sebagai pembicara, Dubes RI Tehran, Dian Wirengjurit dan Malihe Gobadi dari Institut Pariwisata, Budaya dan Investasi Iran.

Dalam sambutannya, Dubes RI Tehran, Dian Wirengjurit, menyampaikan bahwa aspek pariwisata terdiri dari nature sebagai ciptaan Tuhan, culture sebagai ciptaan manusia dan pleasure (kesenangan) yang diharapkan oleh wisatawan. Dalam hal ini tour operator dan tour leader mempunyai tugas untuk menjelaskan kepada wisatawan mengenai pentingnya menghargai nature dan culture sehingga akan terwujud dampak positif dari kegiatan pariwisata konvensional. Lebih lanjut Dubes Dian Wirengjurit juga menyampaikan mengenai potensi ecotourism di Indonesia yang banyak dilirik oleh wisatawan mancanegara.

Sementara itu, Malihe Gobadi pada presentasinya menyampaikan mengenai potensi pariwisata, budaya dan aneka kuliner Indonesia yang telah dikenal oleh dunia. Selain itu juga disampaikan mengenai beberapa daerah tujuan wisata beserta paket-paket wisata di Indonesia seperti Belitung, Tanjung Lesung, Jakarta, Lombok dan Bali. Pada akhir paparan ditayangkan video singkat mengenai keanekaragaman budaya, alam dan makanan Indonesia.

Seminar diakhiri dengan sesi tanya jawab yang memperlihatkan antusiasme peserta terhadap pariwisata dan budaya Indonesia. Pada akhir acara, Dubes Dian Wirengjurit juga menjelaskan mengenai perkembangan ekonomi, pariwisata dan budaya Indonesia kepada beberapa media lokal.

Pada pameran ini Dharma Wanita KBRI Tehran juga berkesempatan memperkenalkan pakaian tradisional serta menyuguhkan makanan dan minuman khas Indonesia. Selain itu, KBRI Tehran juga membagikan brosur wisata serta cendramata khas Indonesia kepada sekitar 150 peserta yang terdiri dari pejabat pemerintahan setempat, ketua dan dosen Institut Pariwisata, Budaya dan Investasi serta tour operator dan tour leader Iran. 


Tehran, 10 Desember 2015