Tanyakan Posisi Pemri, Dubes RI Temui Menteri ESDM

12/14/2014

 

?

(Tehran, 11 Desember 2014): Mendapatkan tugas mulia sebagai Duta Besar RI di Tehran, ibukota Republik Islam Iran yang memiliki potensi besar di bidang ekonomi khususnya migas dan petrokimia yang menjadi kepentingan nasional dalam upayanya menjaga keamanan energi, mendorong Dubes Dian untuk segera menemui pembuat kebijakan terkati di Pemerintah Pusat.

 

"KBRI Tehran memandang hingga saat ini kita belum serius memanfaatkan potensi kerjasama di bidang migas dan energi dengan Iran. Secara politik dan budaya, Iran terus memandang kita sebagai negara saudara, dalam berbagai kesempatan pertemuan dengan duta besar-duta besar negara sahabat, mereka selalu bertanya anda punya apa? sedangkan dengan Indonesia, pertanyaannya Indonesia maunya apa?, sebuah ungkapan persahabatan yang tulus untuk dapat selalu membantu dan bekerjasama", ungkap Dubes Dian.

 

Menanggapi hal tersebut, Sudirman Said, Menteri ESDM menyampaikan akan segera menelisik kembali semua perjanjian kerjasama di bidang migas dan energi antara pemerintah Indonesia dengan negara-negara sahabat khususnya Iran. Disampaikan bahwa pada prinsipnya pemerintah Indonesia senantiasa terbuka untuk bekerjasama dengan negara manapun yang dapat memelihara kepentingan nasional, memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

 

Dalam kesempatan itu juga disampaikan komitmen bahwa negara akan selalu hadir dengan berbagai kebijakan yang dapat menjamin keamanan energi nasional. Sang Menteri menyampaikan bahwa Kementerian yang dipimpinnya akan senantiasa berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan KBRI Tehran dalam upaya merealisasikan potensi kerjasama bilateral.

 

Khusus untuk Iran, sang Menteri menginginkan agar kedua negara dapat segera membentuk kelompok kerja yang dapat membahas lebih lanjut upaya realisasi kerjasama yang feasible dilakukan dalam waktu dekat, sambil menunggu rencana bisnis Pertamina yang menjadi leading institution dibawah jajaran direksi barunya.

 

Pertemuan yang berlangsung intensif tersebut dilanjutkan dengan bilateral meeting dengan Duta Besar Iran di Jakarta membahas beberapa rencana bisnis yang telah dicanangkan oleh pihak Iran.