Bahas Kerjasama Kota Kembar, Dubes RI Tehran Jumpai Ahok

12/14/2014

 

?

(Tehran, 11 Desember 2014): Geliat ibu kota Jakarta di bawah kepemimpinan Basuki Thahaja Purnama, Gubernur DKI saat ini menjadi salah satu daya tarik khusus bagi KBRI Tehran untuk dapat segera memfasilitasi pembentukan kerjasama yang lebih intensif dengan ibukota Republik Islam Iran yang menjadi wilayah tugas Duta Besar RI di Tehran.

 

Bertempat di balai kota pemerintah Provinsi DKI, Dubes Dian Wirengjurit yang juga didampingi oleh Dubes Iran di Jakarta menemui Ahok, sapaan akrab sang Gubernur, membahas berbagai potensi yang dapat dikerjasamakan dengan kota-kota besar di Iran utamanya Tehran.

 

"Sister City penting dan dibutuhkan untuk dapat segera direalisasikan, saya tertarik itu, kerjasama kota kembar antara Jakarta dengan Tehran", ungkap Ahok dengan antusias kepada sang Dubes. "Peningkatan kerjasama budaya dan people-to-people contact saat ini menjadi tema besar Pemprov DKI dalam upayanya meningkatkan kunjungan wisata ke Jakarta", imbuhnya.

 

"Secara umum, saya menginstruksikan kepada jajaran staf Pemprov DKI untuk bersinergi dalam agenda dan kegiatan promosi yang direncanakan dan diselenggarakan oleh perwakilan RI di luar negeri, termasuk KBRI Tehran. KBRI adalah agen promosi Indonesia, agen promosi DKI itu ya KBRI dan Duta Besar kita", tegasnya.

 

Ungkapan tersebut pada faktanya telah direalisasikan oleh Pemprov DKI dengan partisipasi aktifnya pada Pekan Budaya Indonesia yang diselenggarakan di Tehran tahun lalu. Saat itu Pemprov DKI mengirimkan delegasi dari Museum Tekstil yang menampilkan berbagai produk seni dan tekstil yang dimilikinya.

 

Selain isu kota kembar, pertemuan yang berlangsung akrab pada 4 Desember 2014 juga membahas kerjasama di bidang lainnya termasuk masalah pengelolaan sampah, kerjasama antara dewan masjid serta kesiapan Pemprov DKI untuk kembali berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan Pekan Budaya 2015 di Tehran serta menjadi tuan rumah penyelenggaraan dialog lintas-mazhab Sunni-Syiah di Jakarta.