Festival Kebudayaan Antarabangsa Tawau (FKAT) 2013

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pada tanggal 1 Februari 2013,  Konsulat RI Tawau bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Olahraga Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Timur, dengan menggandeng “Sanggar Badewa Kabupaten Nunukan ” telah menampilkan sendratari “Tari Payung Taka” dalam “Festival Kebudayaan Antarabangsa”/(FKAT) yang diikuti oleh peserta dari negara Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Syria dan Thailand.
 
FKAT adalah event tahunan di Tawau yang diadakan oleh  Majelis Perbandaran Tawau/MPT (Municipality Council Tawau / Pemkot Tawau) merupakan penyelenggaraan yang ketiga kalinya dengan mengusung tema/konsep tari-tarian etnis masyarakat yang diiringi lagu-lagu rakyat dengan menggunakan alat musik tradisional.
 
Tarian “Tari Payung Taka” merupakan perpaduan gerak dengan alunan musik gambus, biola dan gendang yang menyatu menjadikan satu peragaan yang cukup menawan, sehingga mendapatkan applaus meriah dari sekitar 15.000-an penonton yang hadir di Lapangan MPT Tawau. Khusus untuk event ini kostum yang dikenakan para penari Nunukan didominasi warna merah putih, dengan busana khas suku Tidung “Baju Jugit Seluyur” dan aksesoris selendang dan gambar pohon Nunuk (Beringin) sebagai lambang asal usul nama Kabupaten Nunukan.
 
MPT Sebagai tuan rumah, juga telah mengikutsertakan etnis yang  bermukim dan menjadi bagian dari penduduk Tawau, seperti Etnis Bugis tampil membawakan lagu berjudul Indo Logo dikuti dengan dua buah tarian yaitu tarian Tomassenge Pattenung dan tarian Allebboreng Rimampu; Etnis Jawa menyuguhkan tarian Jawa yang telah dimodifikasi dengan iringan lagu Jawa terkenal “Rek Ayo Rek”;   Etnis Timor tampil dengan sebuah lagu rohani asal Timor.
 
Demikian juga dengan etnis Manado, Banjar, Toraja tampil membawakan tarian tradisionalnya masing-masing. Delegasi Indonesia  beranggotakan 23 (dua puluh tiga) orang yang terdiri dari penari, penyanyi dan pemusik. Seluruh anggota delegasi kesenian Indonesia pada FKAT 2013 telah diundang beramah tamah di Wisma Indonesia Tawau. Pada kesempatan itu, Konsul RI di Tawau memberikan apresiasi kepada rombongan yang mengharumkan nama bangsa tersebut dengan memberikan serifikat penghargaan.? (Sumber : KJRI Tawau)