Pendaftaran Diri

​Sesuai dengan Undang-undang no.23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, setiap Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri wajib melaporkan keberadaan, kepindahan, perubahan alamat, status izin tinggal, serta kejadian penting lainnya (seperti kelahiran, perkawinan, perceraian, maupun kematian) kepada pemerintah setempat dan/atau Perwakilan RI yang meliputi tempat tinggalnya (Ps. 4 UU no.23/2006).
 
Untuk itu setiap Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri sangat diharapkan untuk melaporkan keberadaan dirinya kepada Perwakilan RI setempat apabila akan tinggal lebih dari 5 (lima) hari di negara yang dikunjungi.
 
Lapor diri pada Perwakilan RI setempat sangat besar manfaatnya. Tentunya sangat diharapkan agar setiap WNI yang berada di luar negeri menjaga dirinya masing-masing dan senantiasa dijauhi dari kesulitan dan berbagai hambatan. Namun, apabila terjadi hal yang tidak diharapkan pada diri seorang WNI, maka tentunya akan jauh lebih mudah bagi Perwakilan RI (dalam hal ini Bagian Konsuler) setempat untuk membantunya jika WNI tersebut sudah mendaftarkan/melaporkan data dirinya di Perwakilan RI. Proses dan prosedur untuk lapor diri sangat mudah, cepat dan tidak dipungut bayaran apapun.
 
Untuk membantu Pemerintah Republik Indonesia dalam melayani dan melindungi Warga Negara Indonesia, Pemerintah RI menghimbau WNI yang sedang berada di luar negeri agar melaporkan diri ke Perwakilan RI terdekat. Dalam hal ini, WNI yang bermukim di Uzbekistan dan Kyrgyzstan dapat melaporkan diri ke KBRI Tashkent, khususnya untuk perlindungan warga negara. Bagi WNI pengunjung biasa, juga dapat menghubungi bagian konsuler KBRI Tashkent untuk mendaftarkan diri atau melalui email: unitkom[at]kbri-tashkent.go.id atau tashkent.kbri[at]kemlu.go.id