Info Penting Sebelum Berkunjung ke Uzbekistan

11/25/2010

Hal-hal penting yang perlu diperhatikan bagi warga negara Indonesia yang hendak melakukan kunjungan ke Uzbekistan, antara lain sebagai berikut:
 

A. Proses Permohonan Visa

 

1. Pemerintah Uzbekistan menerapkan sistem calling visa bagi warga negara Indonesia yang hendak melakukan perjalanan ke Uzbekistan. Sistem tersebut mewajibkan setiap pemohon visa untuk mengajukan permohonan visa melalui institusi pengundang di Uzbekistan, baik travel agency, institusi pemerintah, organisasi internasional maupun KBRI Tashkent. Selanjutnya pihak pengundang kemudian diminta untuk mengajukan permohonan visa melalui bagian konsuler Kementerian Luar Negeri Uzbekistan.

2. Pemerintah Uzbekistan hanya memberikan fasilitas bebas biaya kepada pemegang paspor diplomatik. Sedangkan pemegang paspor dinas harus membayar sebagaimana pemegang paspor biasa. Hal ini karena Pemerintah Uzbekistan tidak mengenal paspor dinas dan pemegang paspor dinas diperlakukan sama dengan pemegang paspor biasa.

3. Proses pengeluaran visa pada umumnya membutuhkan waktu 10 hari kerja. Jika pemohon mengajukan urgent visa waktu pemrosesan bisa menjadi 3 hari kerja namun dengan tambahan biaya yang cukup besar.

4. Prosedur pengurusan visa Uzbekistan dapat dilihat pada alamat http://mfa.uz/eng/consular_issues/ Sebelum mengunjungi kedutaan Uzbekistan sebaiknya mengisi formulir pengajuan visa Uzbekistan online (http://evisa.mfa.uz/) dan mencetak formulir yang telah diisi dan membawanya ke kedutaan Uzbekistan berikut dokumen persyaratan lainnya.

 

B. Kewajiban Pengisian Deklarasi Bea Cukai

1. Setiap warga negara asing yang memasuki Uzbekistan diwajibkan untuk mengisi formulir deklarasi bea cukai dengan menyebutkan antara lain jumlah mata uang asing yang dibawa masuk ke Uzbekistan. Khusus bagi yang membawa jumlah uang diatas USD 5.000 akan diberikan sertifikat khusus oleh pihak bea cukai Uzbekistan.

2. Pada saat hendak keluar wilayah Uzbekistan, warga negara asing diwajibkan mengisi kembali formulir deklarasi bea cukai dengan menyebutkan jumlah mata uang asing yang hendak dibawa keluar Uzbekistan.

3. Warga negara asing pemegang paspor non-diplomatik dilarang membawa keluar mata uang asing dalam jumlah yang lebih besar dari jumlah yang telah disebutkan dalam deklarasi pada waktu kedatangan.

4. Warga negara asing yang mengisi jumlah uang pada formulir deklarasi lebih kecil dari jumlah yang sebenarnya diancam hukuman denda serta pihak bea cukai Uzbekistan berhak menyita uang kelebihan dari yang disebutkan dalam deklarasi kedatangannya.

5. Sehubungan dengan hal tersebut, kami mengharapkan kepada setiap warga negara Indonesia yang hendak melakukan kunjungan ke Uzbekistan agar dapat mengisi deklarasi bea cukai sesuai dengan jumlah uang yang dibawa.

 

C. Lain-Lain

Guna menjamin kelancaran perjalanan selama berada di Uzbekistan maupun wilayah Asia Tengah lainnya, berikut beberapa hal yang perlu mendapat perhatian setiap WNI:


1. 
Perlu adanya perencanaan yang matang dan jelas terkait durasi kunjungan, akomodasi, maupun lokasi yang akan dituju selama di Uzbekistan.
 
2. 
Sebelum memasuki wilayah Uzbekistan, harus dipastikan telah memiliki visa (dalam bentuk sticker) dari kedutaan Uzbekistan baik yang ada di Jakarta maupun dari kedutaan/konsulat Uzbekistan di negara lain.
 
3. 
Saat tiba di Bandara Tashkent, wajib mengisi formulir deklarasi bea cukai secara benar terutama menyangkut jumlah mata uang asing yang dibawa. Formulir deklarasi berjumlah 2 (dua) lembar, salah satu lembaran wajib disimpan untuk ditunjukkan saat kepulangan. Peraturan setempat menyebutkan mata uang asing yang dibawa saat kepulangan tidak boleh lebih besar dari saat kedatangan. Jika didapati perbedaan jumlah dengan deklarasi maka   keseluruhan uang akan disita.
 
4. 
Agar memastikan adanya slip/registrasi akomodasi yang dikeluarkan hotel/tempat akomodasi.
 
5. 
Penukaran uang/mata uang asing ke mata uang setempat harus dilakukan di Bank atau pada tempat resmi yang ditentukan pemerintah. Peraturan setempat tidak memperbolehkan penukaran uang diluar tempat yang telah ditentukan.
 
6. 
Bagi yang ingin melanjutkan perjalanan ke negara lain, maka visa untuk negara tujuan lainnya sebaiknya sudah didapatkan sebelum meninggalkan Indonesia atau negara tempat berdomisili.
 
7. 
Staf  KBRI  yang  tidak  memiliki  "tanda  pengenal  airport"  bila  menjemput  dan  mengantar  WNI   hanya  diperbolehkan  sampai  pos  penjaga  dekat  lapangan  parkir,  tidak  dibenarkan  masuk  ke  dalam  gedung  airport  dan  ketentuan  ini  berlaku  untuk seluruh  airport di wilayah Uzbekistan.

 Telp: +998 71 2320236 – 38
E-mail: lolong.reinaldo@gmail.com