Warna Indonesia pada VIII Festival of Cultural Traditions and National Cuisine

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Tumpengan disiapkan secara khusus oleh juru masak wisma Indonesia,Sdr. Sutrisno. Kehadiran yang bersangkutan di Tashkent sejak awal April 2010 diharapkan dapat memberikan warna tersendiri dalam berbagai festival makanan tradisional di negara akreditasi maupun jamuan makan yang diselenggarakan oleh KBRI. Pada wawancara dengan TV Nasional Yoshlar, fungsi Penerangan KBRI, Musa Derek Sairwona menjelaskan keunikan dan arti tumpengan tersebut dalam perayaan selamatan di Indonesia. Sebagai rangkaian dari acara ini, KBRI Tashkent juga menampilkan tari Saman yang dibawakan oleh alumni sekolah tinggi seni Conservatorium, Tashkent, (25/4) di Gedung Teater Nasional “Hamzah”. Penampilan ini mendapat sambutan meriah dari ratusan penonton yang memadati gedung. Duta Besar RI, M. Asruchin dan staf KBRI Tashkent bangga atas keberhasilan penampilan tersebut. Tarian ini merupakan salah satu dari 22 penampilan seni dan musik di acara tersebut. Festival ini merupakan kegiatan tahunan yang diselengarakan oleh Kementerian Luar Negeri Uzbekistan dan mendapatkan liputan yang luas dari media cetak dan elektronik di Uzbekistan. KBRI Tashkent mengikuti festival tersebut sejak awal dimulainya penyelenggaraan festival (2002).