Uzbekistan Siap Realisasikan Kerjasama Pendidikan dengan Indonesia

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Menteri Pendidikan Tinggi dan Menengah Khusus Uzbekistan, Mr. Bakhadir Khadiev menyatakan siap merealisasikan kerjasama di bidang pendidikan antara Indonesia dan Uzbekistan, baik berupa pertukaran dosen, pelajar, pelatihan dan kursus singkat, maupun kerjasama antar lembaga pendidikan kedua negara.


Kerjasama tersebut diyakini akan menguntungkan kedua negara, karena keduanya menjadi makin saling mengenal dan generasi muda kedua negara juga akan saling mempelajari budaya dan teknologinya masing-masing. Demikian disampaikan saat menerima courtesy call Duta Besar Mohamad Asruchin, Kamis 25 November 2010 di kantor Kementerian Pendidikan Tinggi Uzbekistan.


Menteri Pendidikan menambahkan bahwa hubungan Indonesia dan Uzbekistan telah terjalin baik. Beberapa perguruan tinggi di Uzbekistan, seperti Tashkent Oriental Studies University dan Uzbek State University of World Languages telah mempunyai Fakultas Bahasa Indonesia. Kerjasama di bidang pendidikan antar kedua negara kiranya dapat ditingkatkan dengan Iangkah dan upaya yang Iebih serius.


Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar menyampaikan penghargaan atas gagasan peningkatkan kerjasama Indonesia — Uzbekistan di bidang pendidikan. Selama ini Indonesia telah memberikan fasititas kursus atau pelatihan singkat kepada para pelajar Uzbekistan untuk mendalami bahasa dan budaya Indonesia. Pihak KBRI juga telah membuat komitmen dengan Rektor Tashkent State University of Economics, Mr. Nodir Jumaev untuk mewujudkan kerjasama dengan perguruan tinggi serupa di Indonesia Beberapa waktu lalu KBRI Tashkent juga menyelenggarakan kuliah umum di Tashkent State University of Economic dengan mengundang dua orang pembicara dari Indonesia.


Duta Besar menyampaikan bahwa pihaknya sedang mengupayakan kunjungan rektor salah satu perguruan tinggi di Indonesia ke Uzbekistan dalam rangka penandatanganan MoU Kerjasama. Duta Besar meminta informasi mengenai bidang-bidang atau fakultas yang kiranya telah siap untuk metakukan kerjasama. Pihak KBRI telah menerima informasi mengenal kesiapan Fakultas Pariwisata, State University of Economics untuk melakukan kerjasama dengan Indonesia.


Menanggapi keinginan kerjasama pihak Uzbek State University of World Languages hal tersebut, Duta Besar RI berjanji akan mengupayakan terwujudnya kerjasama antara perguruan tinggi tersebut dengan salah satu Universitas di Indonesia. Kerjasama dapat berupa program pertukaran pelajar untuk kursus singkat 6 bulan sampai setahun. KBRI Tashkent juga akan mengupayakan untuk mendatangkan guru dari Indonesia untuk mengajar bahasa Indonesia dalam jangka waktu tertentu. (Sumber: KBRI Tashkent)