Penyerahan Surat-surat Kepercayaan kepada Presiden Kazakhstan

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Duta Besar RI Mohamad Asruchin pada tanggal 22 Juni 2010 telah menyerahkan Surat-surat Kepercayaan Presiden Republik Indonesia mengenai penunjukan dirinya sebagai Duta Besar RI untuk Republik Kazakhstan kepada Presiden Kazakhstan yang diwakili Menteri Sekretaris Negara, Y.M. Kanat Saudabayev. Acara tersebut berlangsung di di Istana Presiden Kazakhstan "Akorda", Astana.
Surat-surat Kepercayaan dubes non-resident penerimaannya diwakilkan kepada Menteri Sekretaris Negara yang juga merangkap Menteri Luar Negeri. KBRI Tashkent, Uzbekistan merangkap Tajikistan, Kazakhstan dan Kyrgyzstan. Upacara penyerahan Surat-surat Kepercayaan dubes non-resident ini diikuti oleh 4 (empat) orang duta besar terdiri dari Indonesia, Philipina, Portugal dan Albania, yang seluruh rangkaiannya telah berlangsung lancar dan khidmat. Seusai upacara penyerahan Surat-surat kepercayaan, Duta Besar RI mengadakan pertemuan empat mata dengan Mensesneg Saudabayev.
Mensesneg Saudabayev menyampaikan penghormatan atas penugasan Duta Besar Indonesia di Kazakhstan. Mensesneg juga meminta agar meneruskan salam hormat dari Presiden RI, Y.M. Bapak Susilo Bambang Yudhoyono kepada Presiden Kazakhstan Y.M. Mr. Nursultan Nazarbayev dan menyampaikan pula salam Menlu RI, Y.M. Dr. Marty Natalegawa kepada Menlu merangkap Menseneg, Y.M Mr. Kanat Saudabayev.
Duta Besar RI dalam kesempatan tersebut menyampaikan selamat kepada Kazakhstan sebagai ketua OSCE (Organization for Security and Co-operation in Europe) pada tahun 2010 dan Ketua KTM OKI (Organisasi Konferensi Islam) periode tahun 2011. Posisi ini menunjukkan peran penting Kazakhstan di kawasan, internasional dan dunia Islam.
Dalam pertemuan tersebut juga disinggung rencana pembukaan kedutaan besar oleh kedua negara di Astana dan Jakarta. Diharapkan pembukaan kedutaan tersebut akan semakin memperkokoh hubungan bilateral Indonesia dan Kazakhstan di masa mendatang. Indonesia berjanji bahwa dalam mewujudkan kerjasama perlu mengaktifkan konsultasi politik secara reguler tahunan antara Indonesia dan Kazakhstan guna mendiskusikan isu-isu yang menarik bagi kedua pihak.