Pemda PayariqTertarik Kerjasama Pengembangan Industri Tekstil dengan Indonesia

​​​

Pemerintah Daerah Payariq ingin menjajaki peluang kerjasama pengembangan industri tekstil antara pengusaha tekstil daerahnya dengan pengusaha tekstil Indonesia karena industri tekstil Indonesia dinilai cukup maju. Demikian disampaikan oleh Walikota Payariq, Mr. Jo'raev Abdumomin Sunnatovich saat menerima Dubes RI di Kantor Pemerintah Daerah Payariq (02/03/ 2017).

Disampaikan bahwa saat ini industri tekstil daerahnya masih memerlukan dukungan teknis untuk meningkatkan kapasitas proses pengolahan kapas menjadi produk-produk tekstil dengan nilai tambah seperti benang dan kain.

Selain itu, Mr. Jo'raev menginformasikan bahwa daerah Payariq merupakan penghasil beragam produk pertanian seperti gandum, anggur, aprikot, plum dan juga kapas. Buah-buahan yang dihasilkan diolah menjadi produk makanan kering untuk diekspor, terutama ke Rusia. Tahun lalu, ekspor produk buah kering dari Payariq mencapai sekitar USD 3 juta. Dalam hal ini, Mr. Jo'raev berharap pengusaha daerahnya dapat menjalin kerjasama perdagangan produk buah kering dengan pengusaha Indonesia yang berminat.

Dubes RI menyambut baik keinginan Pemerintah Daerah Payariq menjalin kerjasama pengembangan industri tekstil dengan perusahaan Indonesia dan mengharapkan pihak Pemerintah Daerah Payariq dapat mengajukan data-data perusahaan yang berkeinginan menjalin kerjasama  dimaksud sebagai bahan pertimbangan pihak Indonesia dalam menentukan calon mitra potensial. Dubes RI menilai bahwa kerjasama pengembangan industri tekstil tersebut dapat memberikan manfaat pada masyarakat kedua negara sekiranya dapat terealisasi. Dubes RI juga sampaikan agar Pemerintah Daerah Payariq dapat pertimbangkan mengorganisir kunjungan pengusaha tekstil setempat ke Indonesia untuk melihat langsung potensi industri tekstil Indonesia dan menjalin kontak dengan pengusaha tekstil Indonesia.

Setelah pertemuan dengan Pemerintah Daerah Payariq, Dubes RI juga telah meninjau beberapa fasilitas produksi produk buah-buahan kering yang dihasilkan daerah tersebut.

Daerah Payariq terletak sekitar 350 km dari Tashkent. Menurut data statistik setempat, daerah Payariq pada tahun 2016 menghasilkan sebanyak 57.000 ton produk sayuran dan buah, serta 230 ton kapas. Selain memiliki potensi industri pertanian dan tekstil, daerah tersebut juga memiliki potensi industri pariwisata karena terdapat Kompleks Makam Imam Al-Bukhari yang merupakan salah satu destinasi wisatawan mancanegara di Uzbekistan. (Sumber KBRI Tashkent)​