Mebel Rotan Indonesia Memukau di Pameran “Bishkek 2010”

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

“Bishkek 2010” merupakan pameran internasional tahunan yang diselenggarakan oleh Chamber of Commerce and Industry of the Kyrgyz Republic yang diikuti lebih dari 80 perusahaan dari dalam dan luar negeri, antara lain: Indonesia, China, India, Iran, Jerman, Kazakhstan, Korea Selatan, Polandia, Rusia, Turki, dan pengusaha setempat Kyrgyzstan. Pameran ini telah menampilkan berbagai produk setempat dan dari mancanegara, antara lain: alat kebutuhan rumah tangga, furniture, machinery, garment dan food product. Dalam sambutan pembukaannya, Wakil Perdana Menteri Kyrgyzstan Mr. Amangeldy Muzaliev menyampaikan ucapan terima kasih atas partisipasi dan kepercayaan dari beberapa negara yang telah ikut mendukung suksesnya the 18th International Exhibition Fair “Bishkek 2010” dan berharap kerjasama ekonomi dan perdagangan dengan Kyrgyzstan akan semakin berkembang khususnya setelah terjadinya gejolak politik di negara tersebut beberapa saat lalu. Pada kesempatan mengunjungi stand Indonesia, Wakil PM Kyrgyzstan yang didampingi Wakil KADIN Kyrgyzstan Mr. Amangeldy Davletaliev telah bertemu dengan Duta Besar RI untuk Uzbekistan merangkap Kyrgyzstan, Tajikistan dan Kazakhstan M. Asruchin, dan secara khusus menyampaikan ucapan selamat atas penugasannya sebagai Dubes RI yang baru serta menyatakan rasa gembiranya atas beragam produk Indonesia khususnya mebel rotan yang semakin digemari oleh masyarakat Kyrgyzstan. Sejak diperkenalkannya produk mebel rotan Indonesia, minat masyarakat Kyrgyzstan atas produk rotan Indonesia semakin meningkat dan produk rotan semakin diterima dengan baik oleh masyarakat Kyrgyzstan, bahkan beberapa restoran serta tempat peristirahatan ternama di Bishkek dan Issyk-Kul, Kyrgyzstan telah menggunakan produk mebel rotan Indonesia dan beberapa mebel Cirebon dari bahan dasar eceng gondok. Beberapa show room mebel setempat di Bishkek, antara lain: Passage, Arrows, dan Mir-Mebel menyatakan bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi Kyrgyzstan mengalami penurunan akibat krisis keuangan global dan terlebih lagi setelah terjadinya beberapa gejolak politik di negara tersebut namun minat dan permintaan atas produk rotan Indonesia masih sangat potensial. Adapun produk Indonesia lainnya yang pada saat ini telah memasuki pasar Kyrgyzstan, antara lain: palm oil, produk kertas, elektronik, garment, dan spare part kendaraan.