Masyarakat Indonesia Tashkent melaksanakan Qurban untuk pengungsi Merapi

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Masyarakat Indonesia di Tashkent Uzbekistan, tahun ini, melaksanakan ibadah Qurban untuk pengungsi Merapi. Menurut Duta Besar RI Mohamad Asruchin, pelaksanaan ibadah Qurban kali ini dilaksanakan dan disalurkan kepada pengungsi gunung Merapi sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap saudara-saudara yang terkena bencana di tanah air. Sebanyak dua ekor sapi atas nama keluarga KBRI Tashkent dan masyarakat Indonesia telah dikirimkan ke posko penampungan pengungsi di Joglo Abang, Yogyakarta. Jogloabang berada di Kelurahan Tirtoadi Mlati Sleman Yogyakarta, sekitar 20 km dari puncak gunung Merapi. Posko Jogloabang merupakan tempat bagi relawan untuk berkumpul dan membantu pengungsi Merapi, sekaligus posko logistik yang melayani para pengungsi swadaya maupun di barak-barak yang ada di daerah Mlati Sleman, dan Muntilan. Posko ini memberikan perhatian khusus kepada para pengungsi di luar barak atau pengungsi swadaya yang jumlahnya sangat banyak dan relatif kurang mendapatkan perhatian. Pelaksanaan ibadah Qurban keluarga KBRI Tashkent dan beberapa keluarga/kelompok lain dibantu oleh relawan Jogloabang dan juga relawan Pro Fauna yang menyediakan tim medis untuk memeriksa kesehatan hewan kurban. Distribusi daging qurban disalurkan langsung kepada pengungsi di sekitar Jogloabang, Yogyakarta yang jumlahnya ribuan orang. Dengan dasar pemikiran agar tidak menambah kerepotan para pengungsi maupun relawan dapur umum di barak ataupun di rumah-rumah warga, maka sebagian daging dimasak bersama-sama di mushola sehingga tercipta nuansa kebersamaan di antara para pengungsi dan penduduk setempat.