Kebersamaan dalam Perayaan Idul Adha di Tashkent

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Diiringi dengan suara takbir, bertempat di ruang serba guna kantor KBRI Tashkent, warga negara Indonesia di Tashkent telah melaksanakan sholat Idul Adha 1432 Hijriah yang bertepatan dengan tanggal 6 November 2011. Udara pagi yang dingin tidak menyurutkan niat masyarakat Indonesia untuk merayakan Hari Raya Idul Adha. Sholat Idul Adha dihadiri seluruh keluarga besar KBRI Tashkent serta warga/masyarakat Indonesia di Tashkent. Bertindak sebagai khotib dan imam pada sholat Idul Adha tahun ini adalah salah satu pegawai setempat yang pernah mengenyam pendidikan empat tahun di Madinah, Arab Saudi. Dalam khutbahnya disampaikan seruan untuk membangun kepekaan sosial, sikap solidaritas, kebersamaan dan sikap toleransi di masyarakat terlebih lagi karena Indonesia merupakan negara yang kaya akan keragaman suku, bahasa, adat istiadat serta keyakinan/agama. Dengan jumlah WNI di Uzbekistan maupun wilayah negara akreditasi rangkapan KBRI Tashkent Iainnya yaitu Kyrgyzstan dan Tajikistan relatif yang tidak banyak, persatuan justru memiliki arti yang semakin penting. Suku atau kelompok yang hanya menonjolkan kepentingan masing-masing tanpa menghiraukan perasaan dan kepentingan pihak Iainnya hanya akan membawa bangsa Indonesia menuju kemunduran. Umat Islam, menurutnya, harus Iebih giat memahami keragaman suku/budaya serta keyakinan/agama kelompok lain serta memberikan pemahaman mengenai budaya kita yang sudah senafas dengan agama Islam, tentang nilai-nilai dan ajaran agama Islam Selesai sholat, perayaan dilanjutkan dengan acara ramah tamah dan santap bersama sambil menikmati hidangan khas Indonesia seperti lontong sayur, opor, tongseng, kue lumpur selain makanan khas Uzbekistan. Masyarakat Indonesia di lingkungan KBRI Tashkent juga turut memeriahkan perayaan dengan membakar sate bersama dengan suasana dan keakraban sehingga terasa suasana lebaran sebagaimana di tanah air.