Festival Budaya Indonesia – Uzbekistan di Samarqand dihadiri ratusan pengunjung

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Dalam rangka menjalankan misi untuk meningkatkan pengenalan masyarakat di negara akreditasi terhadap Indonesia, KBRI Tashkent bekerjasama dengan Gerakan Pemuda Kamolot Uzbekistan cabang Samarqand telah mengadakan festival kebudayaan pada hariJumat dan Sabtu, 3 — 4 Desember 2010 bertempat di Gedung Aula Kamolot Samarqand. Kegiatan tersebut dihadiri oleh lebih dan 500 peserta yang berasal dari kalangan pelajar sekolah menengah dan perguruan tinggi di Samarqand serta masyarakat umum.

KBRI Tashkent pada kegiatan ini menampilkan berbagai bentuk promosi mengenai Indonesia, baik itu di bidang ekonomi, pendidikan, pariwisata, kekayaan seni dan budaya Indonesia serta sejarah hubungan bilateral lndonesia-Uzbekistan. Selain itu, KBRI Tashkent juga menampilkan demo masakan Indonesia serta pertunjukan berbagai tarian tradisional Indonesia, pencak silat dan permainan musik tradisional angklung. Pertunjukan pencak silat dilakukan oleh Persatuan Pencak Silat Uzbekistan cabang Samarqand yang saat ini beranggotakan Iebih dari 800 orang di seluruh Samarqand.

Dubes RI, Mohamad Asruchin dalam sambutannya pada pembukaan acara menyampaikan penghargaan atas tingginya antusiasme seluruh peserta yang hadir serta berkomitmen untuk mengadakan kegiatan-kegiatan serupa di masa mendatang, bukan hanya di Samarqand namun juga di kota-kota Iainnya di Uzbekistan seperti di Bukhara dan Khiva. Kegiatan seperti ini diyakini dapat mendukung misi KBRI Tashkent untuk meningkatkan hubungan persahabatan dan persaudaraan antara Indonesia dan Uzbekistan.

Secara umum kegiatan tersebut telah berlangsung dengan baik dan diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh peserta yang hadir. Kegiatan ini juga diliput secara khusus oleh tiga televisi lokal yaitu Tashkent National TV, NTT TV dan TV Samarqand.

Sehari sebelumnya Dubes RI telah mengadakan courtesy call dengan Walikota Samarqand yang antara lain membahas mengenai kesediaan pihak walikota Samarqand untuk menandatangani MoU City Partnership and Cooperation antara kota Banda Aceb dan Samarqand di Indonesia pada paruh pertama tahun 2011, sebagai dasar hukum untuk meningkatkan kerjasama di segala sektor antar kota Samarqand dan Banda Aceh dan Indonesia pada umumnya.