PROGRAM PERTUKARAN PEMUDA INDONESIA-AUSTRALIA (AIYEP)

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

?Bertempat di Wisma Indonesia, hari Minggu tanggal 8 Desember 2013, dilangsungkan pertemuan dengan para peserta program pertukaran pemuda Australia dan Indonesia “Australia Indonesia Youth Exchange Program” (AIYEP)  2013, yang terdiri dari 18 pemuda asal Indonesia, 18 pemuda asal Australia serta para pengurus AIYEP.

Pertemuan ini dilaksanakan sebagai penghargaan KJRI kepada peserta AIYEP khususnya yang berasal dari Indonesia, yang selama berada di New South Wales banyak melakukan kegiatan promosi kebudayaan Indonesia. Disamping itu, pertemuan ini juga untuk melepas keberangkatan peserta AIYEP yang akan mengunjungi Indonesia mulai tanggal 9 Desember 2013 hingga Februari 2014. Peserta AIYEP direncanakan akan mengunjungi Solok dan Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

 

             Dalam kesempatan pertemuan tersebut, peserta AIYEP Indonesia melakukan pertunjukan tarian kesenian Indonesia asal Aceh, tarian asal Papua dan tarian asal Sumatera Barat. Peserta AIYEP Australia juga menampilkan tarian tradisional “bush dance” dengan latar belakang budaya Aborigin. Pertunjukan kesenian diakhiri dengan tarian gabungan antara peserta AIYEP Indonesia dan Australia yang melambangkan hubungan kebersamaan yang erat antara generasi muda Indonesia dan Australia. Tarian-tarian yang ditampilkan tersebut mendapatkan sambutan hangat dari undangan yang hadir.


Mewakili Konjen RI Sydney, Konsul Pensosbud mendukung kegiatan peserta AIYEP yang telah dilakukan selama berada di New South Wales. Melalui program AIYEP ini diharapkan hubungan kedekatan generasi muda kedua bangsa semakin meningkat sebagai bagian dari people-to-people contact. Bila hubungan kedua masyarakat terus meningkat dan solid maka segala masalah yang mengganjal kedua negara dapat diatasi melalui saling pengertian kedua belah pihak.




Peserta AIYEP asal Indonesia telah berada di Australia sejak Oktober 2013. Selama berada di Australia, peserta Indonesia tinggal bersama orang tua asuh Australia untuk mengenal tradisi Australia melalui keluarga dan masyarakat setempat. Peserta Indonesia juga melakukan kegiatan kesenian mempromosikan kebudayaan Indonesia kepada masyarakat Australia di Sydney dan Kiama, New South Wales, serta  diberikan juga kesempatan untuk magang pada perusahaan warga Australia  sambil mempelajari ethos kerja para pegawai perusahaan tersebut.

 

AIYEP dibentuk pada tahun 1981 berdasarkan persetujuan antara Pemerintah Indonesia dan Australia guna memberikan kesempatan yang lebih luas kepada generasi muda kedua negara untuk saling menghargai kebudayaan, pembangunan dan cara hidup kedua masyarakat.  AIYEP Indonesia disponsori oleh Kementerian Pemuda  dan Olahraga, sedangkan AIYEP Australia disponsori oleh Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT).

 

Para peserta AIYEP merupakan generasi muda yang berasal dari Indonesia dan Australia, dipilih melalui seleksi, umumnya para peserta masih berkuliah di perguruan tinggi, beberapa diantaranya telah bekerja dalam bidang/profesi yang berkaitan dengan hubungan bilateral kedua negara.

 

Selama berada di Indonesia, peserta AIYEP akan mengunjungi dan tinggal bersama dengan masyarakat  di Solok dan Bukit Tinggi, Sumatera Barat hingga pertengahan Februari 2014 untuk mengenal tradisi dan kebudayaan masyarakat serta menyelesaikan projek-projek kerjasama bantuan dari Australian Indonesia Institut (AII). (Sumber: KJRI Sydney)