Ini Hasil Diskusi Kepala BNP2TKI dengan Asosiasi Perawat Indonesia di Sydney

​Pada kesempatan kunjungan kerja ke Australia, Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid bertatap muka dengan perwakilan asosiasi-asosiasi perawat Indonesia di Sydney, Australia, Senin (18/9/2017). Hadir dalam dialog tersebut, para ketua serta anggota Indonesia Muslim Nurses Association (IMNA) dan Indonesia Christian Nurses Association in Australia (ICNAA), Direktur Kerja Sama Luar Negeri dan Promosi BNP2TKI Freddy Panggabean, Kepala IIPC, dan Pejabat Fungsi Ekonomi KJRI Sydney.

"Dialog dengan pelaku di lapangan seperti ini memberikan kami first-hand insights tentang seluk-beluk pasar kerja Australia di sektor keperawatan sehingga kami dapat menyusun kebijakan yang efektif dalam menyiapkan TKI kita dan menentukan pintu masuk yang tepat ke pasar Australia," jelas Nusron.

Para perawat yang hadir membagikan pengalaman mereka mendapatkan pekerjaan di Australia serta perkembangan terkini mengenai tingginya permintaan akan tenaga perawat asing di Australia.

"Terlepas dari kemampuan Bahasa Inggris yang perlu diperkuat, kualitas tenaga perawat Indonesia tidak kalah dengan tenaga perawat asing dari negara lain", Ketua ICNAA Eranita Lamplough menjelaskan. Kesempatan bagi perawat Indonesia sangat besar karena kebutuhannya terus meningkat. Namun kompetisi juga semakin ketat karena banyaknya perawat asal negara lain yang berdatangan ke Australia.

Menurut Eranita, Pemerintah Indonesia dapat membina kemitraan antarlembaga pendidikan tinggi Indonesia dan Australia sebagai salah satu pintu gerbang bagi perawat Indonesia bekerja di Australia.

"Jalur lain yang ditempuh adalah kontak lansung dengan asosiasi perawat atau lembaga nursing home yang dapat menyalurkan tenaga perawat," demikian disampaikan Irwan Anang, perwakilan IMNA yang juga menjabat sebagai General Manager sebuah aged care di Sydney.

Nusron mengharapkan para perawat Indonesia yang telah berhasil meniti karirnya di Australia, seperti manajer nursing home, dapat membantu membuka akses bagi calon TKI Indonesia ke Australia.

Kepala BNP2TKI berkunjung ke Sydney pada 18-19 September 2017 dalam rangka menjajaki peluang penempatan TKI sektor kesehatan dan pariwisata ke Australia. Dalam kunjungan ini, Nusron juga menjadi narasumber pada kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Peningkatan Pelayanan Publik dan Perlindungan WNI yang dituanrumahi Konsulat Jenderal RI di Sydney dan mengunjungi sejumlah lembaga Pendidikan vokasi di Sydney, Australia.

 

Sydney, 20 September 2017

Fungsi Ekonomi

KJRI Sydney

 

Edited by: Tim Media KJRI Sydney