Profil Negara dan Kerjasama

 Kerajaan Swedia

Flag_of_Sweden.svg.png'Great_coat_of_arms_of_Sweden.svg.png

Informasi Dasar:
Nama Resmi Negara: Kerajaan Swedia
Bentuk Pemerintahan: Monarki Konstitusional
Ibukota: Stockholm
Luas Wilayah: 450.295 km2
Jumlah Penduduk: 9.816.666 jiwa
Lagu Kebangsaan: Du Gamla Du Fria
Mata Uang: Swedish Kronor / Krona Swedia (SEK)
Hari Kemerdekaan/Nasional: 6 Juni
Nama Kepala Negara: Raja Carl XVI Gustaf
Nama Kepala Pemerintahan: Perdana Menteri Stefan Löfven
Juru Bicara Parlemen: Urban Ahlin
Nama Menteri Luar Negeri: Margot Wallström
Nama Duta Besar untuk RI: Johanna Brismar Skoog
Nama Duta Besar untuk Swedia: R. Bagas Hapsoro
GDP total : USD 467.450 (estimasi 2015, no. 41 di dunia)
GDP per kapita : USD 47.319 (estimasi 2015, no. 16 di dunia) 

Deskripsi Bendera:
Bendera Swedia merupakan bendera salib Nordik berlatar biru dengan salib kuning. Warna bendera ini diambil dari lambang Swedia dan desainnya meniru bendera Denmark. Bendera ini resmi dipakai sejak tanggal 22 Juni 1906

Etimologi:
Swedia adalah salah satu negara Skandinavia di Eropa Utara yang berbatasan dengan Norwegia dan Finlandia dan juga terhubung dengan Denmark lewat sebuah jembatan.


Pemerintahan Swedia
Swedia memiliki tiga level pemerintah yaitu nasional, regional dan lokal. Selain itu, terdapat juga pemerintahan di level Eropa sejak Swedia bergabung menjadi anggota Uni Eropa pada tahun 1995.

Pada tingkat nasional, kekuasaan legislatif dipegang oleh Riksdag (parlemen pusat). Pemerintah pusat terdiri dari Perdana Menteri dan kementerian. Selain itu, terdapat sekitar 400 lembaga pemerintah pusat dan lembaga administrasi publik. 

Pada tingkat daerah, Swedia terbagi atas 290 pemerintah kota (kommuner) dan 20 pemerintah regional (län). Antara pemerintah kota dan pemerintah regional tidak terdapat hubungan hirarki karena masing-masing memiliki kewenangan untuk memerintah bagi dirinya 


Politik Dalam Negeri
Pemilihan umum untuk anggota parlemen pusat dan daerah diadakan setiap empat tahun. Pada setiap pemilihan umum, lebih dari 90% warga negara Swedia memberikan suaranya, namun persentase ini turun menjadi 84% pada pemilihan umum tahun 2010.
Partai Sosial Demokrat (the Social Democrat/Social Demokraterna) adalah partai terbesar di Riksdag sejak 1917. Partai ini selalu merupakan partai yang memerintah, dan antara tahun 1932 dan 2006, partai ini berada di oposisi hanya selama 9 tahun. 
Pemerintah pusat pada saat ini terdiri atas Perdana Menteri, yaitu Stefan Löfven dan 23 Menteri. Pemerintahan periode ini terbentuk dari koalisi Partai Sosial Demokrat (S) dan Partai Lingkungan (MP).


Politik Luar Negeri dan Pertahanan
Selama 200 tahun terakhir, Swedia dalam keadaan damai dan tidak terlibat dalam peperangan. Perang terakhir yang dialami Swedia telah berakhir pada tahun 1814. Sejak tahun 1945, Swedia mempertahankan politik pertahanannya yaitu non-aliansi dan netral pada saat perang. Karena kebijakan pertahanan netral inilah, Swedia bukan merupakan anggota NATO.
Swedia merupakan negara anggota Uni Eropa sejak 1995 dan anggota Schengen. Selain itu, negara ini adalah suporter terbesar yang menginginkan agar Uni Eropa memperluas keanggotaannya.
Dalam lingkup PBB, Swedia selalu merupakan salah satu negara yang memberikan kontribusi terbesar secara staf dan keuangan 


Ekonomi 
Swedia memiliki kebijakan ekonomi terbuka yang tergantung pada ekspor.
Produk engineering mencakup lebih dari separuh ekspor Swedia yaitu sebanyak hampir 54%. Alat elektronik, mesin dan kendaraan bermotor adalah produk terpenting dalam kategori ini. Produk ekspor dengan pertumbuhan tercepat adalah barang elektronik, termasuk alat komunikasi dan produk terkait komputer. 

Produk engineering juga mencakup bagian terbesar dari impor Swedia – hampir mencapai 49% dari total impor. Kategori impor kedua terbesar adalah produk kimia, diikuti dengan produk makanan, tekstil/pakaian, mineral, minyak dan produk petroleum.

Mayoritas perdagangan yang dilakukan Swedia adalah dengan negara industri lainnya. Pada tahun 1997, 75% dari ekspornya ditujukan ke negara-negara Eropa. Hampir 90% perdagangan luar negeri Swedia dilakukan dengan negara anggota Organization for Economic Cooperation and Development (OECD), dimana negara-negara ini juga memasok proporsi impor dengan jumlah serupa. Perdagangan dengan negara berkembang hanya mencakup kurang dari 1/10 dari keseluruhan perdagangan luar negeri Swedia. 

Negara Uni Eropa mencakup hampir 60% partner ekspor Swedia, sementara 70% dari impor yang dilakukan Swedia datang dari atau melalui Uni Eropa. Persentase ini meningkat sejak Swedia menjadi anggota Uni Eropa pada 1 Januari 1995. Berikut adalah negara partner perdagangan terbesar Swedia, berdasarkan urutan jumlah ekspor:
  • Jerman
  • Inggris Raya
  • Norwegia
  • Amerika Serikat. 


Hubungan Bilateral Indonesia dengan Swedia
​Hubungan diplomatik Indonesia dengan Swedia dimulai pada tahun 1952. Setelah Perjanjian Damai Aceh ditandatangani pada tahun 2005, hubungan bilateral antara Indonesia dan Swedia kembali normal yang ditandai dengan ditempatkannya kembali Duta Besar RI di Stockholm pada tahun 2006. 

Sejak tahun 2008, Indonesia dan Swedia memiliki kerja sama di bidang HAM, termasuk perlindungan anak dan peningkatan HAM dalam lembaga pemasyarakatan. Kerjasama ini didukung dengan lembaga nirlaba Swedia, Raoul Wallenberg. 

Selain itu, kerjasama kedua negara juga dilakukan melalui organisasi internasional non-pemerintah, di antaranya dengan International Institute for Democracy and Electoral Assistance (IDEA International). Organisasi ini bergerak di bidang reformasi dan proses demokrasi. Melalui Surat Keputusan Presiden No. 2 Tahun 2013, Indonesia menjadi anggota IDEA International yang berkedudukan di Stockholm. 

Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono melakukan kunjungan ke Swedia pada tanggal 27-29 Mei 2013 atas undangan Raja Carl Gustaf VI. Kunjungan ini menghasilkan penandatangan kesepakatan berikut:

MoU on Cooperation in the field of Sustainable Urban Development through SymbioCity and Green City Concepts.
Letter of Intent between the Government of the Republic of Indonesia and the Government of the Kingdom of Sweden concerning Health Cooperation.
Letter of Intent between the Government of the Republic of Indonesia and the Government of the Kingdom of Sweden regarding Science, Technology and Innovation.
Letter of Intent between the Government of the Republic of Indonesia and the Government of the Kingdom of Sweden on Environmental Cooperation. 

Dialog HAM antara Indonesia dan Swedia dimulai pada tahun 2008, yang dibuka secara resmi di Jakarta oleh Menlu RI Hassan Wirajuda dan Menlu Swedia, Carl Bildt. Dialog ini adalah sebagai dasar untuk berbagai kerjasama di bidang HAM antara kedua negara.