Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) 2012

12/9/2011

 
Sebagaimana diketahui, selama 9 tahun berturut-turut sejak  tahun 2003, Kemlu RI telah melaksanakan Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) sebagai tindak lanjut pelaksanaan komitmen Pemerintah RI dalam meningkatkan kerjasama regional dan promosi budaya, khususnya dalam menciptakan para sahabat Indonesia di luar negeri. Kegiatan ini telah menghasilkan 384 lulusan dari 50 negara yang menjadi friends of Indonesia yang tentunya diharapkan dapat membantu promosi Indonesia di negara masing-masing.
 
Terkait dengan hal tersebut, Kemlu RI kembali akan melaksanakan Program Reguler BSBI 2012. Sebagaimana pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, BSBI 2012 direncanakan akan berlangsung selama 14 minggu yang diperkirakan akan dimulai pada tanggal 31 Maret hingga 13 Juli 2012. Penerima anugerah/awardee diharapkan tiba di Indonesia pada tanggal 31 Maret 2012. Program ini rencananya akan dimulai dengan acara pembukaan BSBI 2012 oleh Menteri Luar Negeri pada tanggal 2 April 2012, diikuti dengan pembekalan di Jakarta selama sepekan (2 hingga 8 April 2012), kemudian dilanjutkan dengan pelatihan di sanggar-sanggar seni budaya yang telah ditentukan (8 April hingga 8 Juli 2012). BSBI 2012 akan ditutup dengan kegiatan Indonesia Channel 2012 yang tahun ini direncanakan untuk diselenggarakan pada hari Jumat, 13 Juli 2012.
 
Sebagai informasi, sejak tahun 2010, BSBI juga diisi dengan Program Kekhususan yang diberikan kepada penerima anugerah/awardee dari beberapa negara untuk memahami Indonesia melalui bidang keahlian peserta. Pada tahun 2010, program kekhususan diberikan kepada 10 seniman/pelukis muda dari 4 (empat) negara yaitu Amerika Serikat, Italia, Perancis dan Spanyol untuk menampilkan keindahan Indonesia di atas kanvas. Pada tahun 2011, program spesialisasi diberikan bagi 9 peserta dari negara anggota ASEAN (Singapura tidak berpartisipasi) yang telah memiliki pengetahuan tentang tekstil, dimana para awardee kemudian memperoleh pengenalan produksi batik Indonesia. Program ini diselenggarakan dalam kerangkat Keketuan Indonesia di forum ASEAN.
 
Sementara itu, rencana Program Kekhususan 2012 akan diberikan kepada 15 peserta dari negara anggota ASEAN, Australia, Fiji, Papua Nugini, Selandia Baru dan Timor Leste. Informasi mengenai program dimaksud akan disampaikan pada awal Januari 2012.
 
Adapun penerima anugerah/awardee yang menjadi target Program Reguler BSBI 2012 adalah sebagai berikut:
  1. Peserta berasal dari negara-negara anggota ASEAN, Afrika Selatan, Amerika Serikat Austria, Azerbaijan, Belanda, Ceko, Cook Islands, Fiji, Hungaria, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kiribati, Korea Selatan, Marshall Islands, Micronesia, Nauru, Niue, Palau, Perancis, Perancis (Kaledonia Baru), Polandia, Rusia, Samoa, Solomon Islands, Spanyol, Suriname, Tiongkok, Tonga, Turki, Tuvalu, dan Vanuatu. Tahun ini, Kemlu RI akan mengundang Serbia sebagai negara baru yang bergabung dalam BSBI 2012, sehingga jumlah keseluruhan penerima anugerah/awardee adalah 45 orang dari 44 negara. Sekiranya terdapat negara yang tidak dapat berpartisipasi dalam program ini, maka terbuka kesempatan bagi negara lain yang diundang untuk mendapatkan lebih dari 1 (satu) beasiswa.
  2. Pemerintah RI (c.q. Kementerian Luar Negeri) menanggung seluruh biaya bagi peserta yang mencakup biaya transportasi tiket penerbangan international (pp) kelas ekonomi, akomodasi penuh selama berada di Indonesia (dalam jangka waktu program), biaya pendidikan di sanggar, uang saku (3 bulan), asuransi kesehatan (terbatas), biaya perpanjangan ijin tinggal (2 kali) dan biaya airport tax di Indonesia.
 
Dengan diarahkan pada pemahaman Indonesia secara umum, pembekalan selama sepekan bagi para penerima anugerah/awardee BSBI 2012 akan terdiri dari beberapa materi, yaitu:
a. Bahasa Indonesia praktis;
b. Pengenalan mengenai keanekaragaman suku bangsa dan budaya Indonesia yang juga akan diisi dengan kunjungan singkat antara lain ke Taman Mini Indonesia Indah dan beberapa museum kebudayaan di Jakarta;
c. Pengantar pengenalan politik luar negeri dan sejarah Indonesia;
d. Pemutaran film Indonesia kontemporer; dan
e. Outbound training untuk membentuk kekompakan di antara para peserta.
 
Pelatihan selanjutnya akan dilakukan di berbagai sanggar seni yang berada di Bandung, Solo, Surabaya, Denpasar dan Makassar (tentative). Di sanggar-sanggar tersebut, para penerima anugerah akan dikenalkan pada seni dan budaya Indonesia khususnya seni dan budaya masing-masing daerah, bahasa Indonesia dan bahasa lokal setempat, studi ekskursi ke tempat-tempat bersejarah dan tempat wisata, serta dilibatkan dalam berbagai kegiatan promosi seni budaya dan pariwisata di masing-masing daerah.
 
Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan BSBI 2011, dapat menghubungi staf Pensosbud Konsulat RI Songkhla.