Bulgaria ingin belajar dari Indonesia tentang pemberantasan korupsi melalui KPK

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Indonesian dan Bulgaria memiliki banyak kesamaan dalam prioritas agenda politik dalam negeri masing-masing negara, terutama di bidang penegakan rule of law, menciptakan pemerintahan yang bersih dan memberantas korupsi serta terrorisme. Demikian mengemuka dalam pertemuan antara Dubes RI, Immanuel Robert Inkiriwang, dengan Deputi Perdana Menteri/Menteri Dalam Negeri Bulgaria, Tsvetan Tsvetanov, pada tanggal 15 Maret 2010 di Kementerian Dalam Negeri.

 

Dubes RI mengemukakan komitmen kuat Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dengan mencegah dan memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), antara lain dengan pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memiliki wewenang untuk menyelidiki, menangkap, mengadili dan menuntut. KPK berhasil mengungkap berbagai kasus korupsi besar dan menghukum para pelakunya. Deputi PM/Mendagri Bulgaria sangat tertarik dengan hal ini dan menyatakan bahwa Bulgaria dapat belajar dari pengalaman Indonesia. Ditambahkan berbagai upaya pemerintahnya dalam rangka memberantas korupsi dan kejahatan terorganisir, antara lain melalui pembentuk tim investigasi khusus yang melibatkan pejabat dari berbagai instansi terkait termasuk State Agency for National Security dan Kemdagri Bulgaria (membawahi Kepolisian Bulgaria) serta melibatkan kerjasama internasional terutama dengan Uni Eropa.

 

Dubes RI menambahkan bahwa kerjasama RI-Bulgaria semakin meningkat dengan ditandatanganinya Perjanjian Bebas Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas dan Perjanjian Kerjasama Ekonomi di Lombok, tanggal 19 Nopember 2009. Kerjasama yang terjalin baik ini dapat lebih ditingkatkan dengan kerjasama di bidang penegakan rule of law; menciptakan pemerintahan yang bersih serta pencegahan dan pemberantasan people smuggling, money laundering dan terrorism. Keduanya sependapat mengenai perlunya pertukaran kunjungan pejabats terkait untuk tukar pengalaman di bidang penegakan hukum (share of best practices on law enforcement) dan juga di bidang keimigrasian.

 

Pada kesempatan tersebut, Dubes RI menyampaikan cindera mata kepada Deputi PM/Mendagri Bulgaria berupa sepasang wayang golek (sumber: KBRI Sofia).

 

Keterangan foto: Deputi Perdana Menteri/Menteri Dalam Negeri Bulgaria, Tsvetan Tsvetanov (kiri) dan Dubes RI (kanan).