KBRI Singapura Upayakan Peningkatan Ekspor melalui pembukaan “Indonesia Showcase” Produk Ekspor Andalan

​​​

Salah satu terobosan peningkatan ekspor produk Indonesia, KBRI Singapura membuka "Indonesia Showcase" yang menampilkan contoh produk ekspor andalan Indonesia di Gedung KBRI Singapura. Sebagai sarana promosi, kehadiran "Indonesia Showcase" di Singapura dimanfaatkan untuk mempermudah importir potensial mengenal produk-produk ekspor unggulan Indonesia dan melakukan interaksi secara langsung dengan eksportir dan produsen di Indonesia.

Diresmikan oleh Duta Besar RI Singapura, Ngurah Swajaya, dan dihadiri mitra dagang potensial, Perwakilan Kamar Dagang dan Industri Singapura, Ketua Federasi Manufaktur Singapura dan pejabat KBRI Singapura, "Indonesia Showcase" akan dimanfaatkan sebagai sarana permanen KBRI promosikan investasi dan pariwisata.

Produk ekspor yang ditampilkan mencakup produk-produk berbasis desain seperti furniture, home decor, tekstil, kerajinan, makanan olahan dan produk kulit, kopi dan produk manufaktur berbasis tekhnologi tinggi seperti pesawat dan kendaraan taktis produksi industri strategis. Produk ekspor potensial yang ditampilkan akan secara periodik diganti disesuaikan dengan tema dan tren.

Produk ekspor berbasis desain yang dipamerkan merupakan hasil kolaborasi dengan sejumlah eksportir dan desainer lokal Indonesia dengan menonjolkan desain unggulan dan nilai tambah. Produk-produk industri kreatif Indonesia juga akan ditampilkan dan diperkenalkan melalui berbagai event yang akan dirancang KBRI melibatkan pemangku kepentingan terkait di Indonesia.

Selain display produk, "Indonesia Showcase" juga memiliki beberapa fasilitas pendukung seperti perpustakaan mini, coffee corner, area pertemuan, ruang seminar, dinding interaktif dan stand informasi. "Indonesia Showcase" di Singapura ini sekaligus menjadi pilot project Kementeriaan Perdagangan dalam mengembangkan fasilitas serupa pada KBRI di negara-negara lainnya.

Indonesia Showcase in juga memberikan kemudahan akses informasi kepada para pengunjung berupa Digital Brochures menggunakan interactive monitor touch screen untuk memberikan informasi yang komprehensif kepada pengunjung yang mencari produk unggulan Indonesia dan dimungkinan untuk melakukan pemesanan secara langsung kepada produsen/supplier Indonesia yang dipillihmelalui sarana E-Commerce. Tidak hanya itu untuk di showcase  juga disediakan 3 buah tablet terkoneksi internet untuk memudahkan pengunjung mencari informasi yang diperlukan.

Coffee corner khusus dibuat untuk memanjakan pengunjung yang datang ke showcase Indonesia, khususnya pecinta kopi Indonesia untuk dapat secara langsung menikmati aroma specialty kopi Indonesia seperti kopi Gayo, Mandailing, kopi Bali, kopi Java, kopi Flores,  dan kopi daerah lainnya yang telah disediakan. Tidak hanya kopi, pengunjung juga dapat menikmati teh dan coklat yang dihasilkan dari berbagai wilayah di Indonesia.

Showcase ini juga akan dijadikan sebagai venue untuk berbagai event promosi ekspor, pengenalan produk, pariwisata dan investasi berbagai daerah, bekerjasama dengan pemangku kepentingan di daerah yang ingin memasarkan potensi daerahnya di Singapura.

Kinerja Ekspor Nonmigas Indonesia ke Singapura

Pada tahun 2015, nilai ekspor non migas Indonesia ke Singapura mencapai USD 8,66 Milyar. Untuk periode Januari - Oktober 2016, nilai ekspor non migas Indonesia ke Singapura terbukukan di angka USD 7,31 Milyar. Komoditi non migas Indonesia yang paling banyak diminati di Singapura, antara lain, perhiasan, emas batangan, timah, minyak kelapa sawit dan bubuk emas.

Sebagai upaya meningkatkan capaian kinerja ekspor nonmigas dimaksud, diharapkan acara soft launching "Indonesia Showcase" yang digelar di Gedung KBRI Singapura ini akan menjadi salah satu tonggak penting upaya promosi yang dilakukan bersama-sama oleh KBRI Singapura dan Kementerian Perdagangan RI. Disamping kegiatan promosi ini, Indonesia juga  juga secara reguler mengundang importir Singapura menghadiri "Trade Expo Indonesia/TEI" ke-32, di Jakarta, Oktober 2017. Pada TEI ke-31 tahun 2016, kontrak dagang yang dibukukan adalah USD 14,38 juta.

Disamping kinerja ekspor, investasi Singapura ke Indonesia masih menduduki posisi teratas dan pada 9 bulan tahun 2016, kenaikannya adalah 44% menjadi US$ 7,1 milyar dibandingkan dengan nilai total setahun 2015. Indonesia juga masih menjadi tujuan wisata menarik bagi Singapura dan untuk 10 bulan 2016, jumlah kunjungan mencapai 1,1 juta.

 

23 Desember 2016

Sumber: Atase Perdagangan dan Pensosbud​