KERJASAMA EKONOMI INDONESIA- SINGAPURA

SINGAPURA, 25 April 2017. Dalam kunjungan kerjanya ke Indonesia Menteri Perindustrian Singapura, S. Iswaran telah bertemu dengan Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto, dan Menteri ESDM RI Ignasius Jonan. Dubes RI Singapura, Ngurah Swajaya, yang ikut menghadiri kedua pertemuan menilai hasil pertemuan sangat produktif dan menghasilkan berbagai kesepakatan untuk ditindak-lanjuti dalam kerjasama konkrit.

Menteri Airlangga menawarkan pengembangan beberapa kawasan ekonomi khusus untuk industri di Indonesia, dan kerjasama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan tinggi vokasi dan kejuruan untuk meningkatkan daya saing industri di Indonesia.  

Beberapa kerjasama lainnya yang dibahas antara lain peningkatan daya saing Kawasan Industri Kendal melalui kerjasama pembentukan pusat pelatihan vokasi yang terpadu untuk kebutuhan industri di kawasan tersebut, Pengembangan kerjasama industri digital dan pengembangan digital-hub di kawasan Batam, pengembangan kawasan industri Kuala Tanjung, Medan, Industri aeronitika di Bintan dan Tanah Kuning, Kaltara, Kerjasama joint-study mengenai Global Value Chain dalam kerangka ASEAN Economic Community dan 
pengembangan kerjasama  Industry 4.0, untuk sektor high-tech industry dan komputerisasi sektor manufaktur dalam kerangka G-20.

Dalam pertemuannya dengan Menteri ESDM Ignasius Jonan, kerjasama dan investasi bidang energi, termasuk minyak dan gas bumi menjadi fokus kerjasama. Secara khusus kerjasama bidang kilang minyak dan investasi energi terbarukan juga dibahas.

Sebagai tindak lanjut Leaders Retreat di Semarang, kedua Menteri menyaksikan penandatanganan  MoU kerjasama supply LNG untuk pembangkit tenaga listrik berbasis LNG skala kecil antara PLN dengan dengan Keppel Singmarine Pte.Ltd dan Pavilion Gas Pte.Ltd, sebagai langkah awal dari pengembangan kerjasama di bidang energi kedua negara.  

Dubes RI Ngurah Swajaya menambahkan: “sebagai langkah awal dari kerjasama industri digital dan dalam rangka memperingati 50 tahun  hubungan diplomatik RI-Singapura (#RISING50), KBRI Singapura dan Economic Development Board (EDB) akan menyelenggarakan Hackathon : Coding Competition untuk tiga bidang yaitu: fintech, digital health dan digital logistic guna  menjaring 500 talenta technopreneurs asal Indonesia, yang akan diselenggarakan di Batam Polytechnik. Tahapan selanjutnya adalah program training for trainers untuk mengakomodasi minat investasi perusahaan IT di Batam serta kerjasama pengembangan co-working space untuk start up dari kedua negara.

Sumber : PENSOSBUD/EKONOMI

KBRI Singapura