DUBES RI SINGAPURA KEMBALI MEYAKINKAN INVESTOR UNTUK MENANAMKAN MODALNYA DI INDONESIA

SINGAPURA, 28 Februari 2016. Dalam sesi wawancara langsung CNBC Capital Connection dan dan ASEAN Conversation Series, Dubes RI Ngurah Swajaya kembali meyakinkan investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia dengan memanfaatkan momentum ada. Ease of Doing Bussiness yg meningkat siginifikan sejakan pembangunan infrastruktur dan rangkaian kebijakan deregulasi memberikan iklim investasi yang atraktif.  Survey Singapore Bussiness Association (KADIN Singapore) menempatkan Indonesia pada urutan pertama tujuan investasi yg paling menarik, meningkat dari urutan ketiga tahun 2015. Survey Singapore Manufacturing Federation juga menempatkan Indonesia pada posisi paling favorit untuk pengembangan usaha, jelas Dubes Ngurah.   

Wawancara CNBC  dan kegiatan promosi investasi Indonesia dengan tema “ASEAN Conversation : Leveraging on the Growing Business Opportunities in Indonesia” diselenggarakan KBRI Singapura dengan konsultan hukum RHTLaw Taylor Wessing di Suntec Convention and Exhibition Centre Singapura dan dihadiri 80 pebisnis.

Dubes Ngurah Swajaya menekankan kepada investor indikator utama yg menciptakan momentum investasi : (i) catatan positif perekonomian Indonesia tahun 2016, (ii) peningkatan anggaran pemerintah untuk pembangunan infrastruktur dan (iii) peluang Indonesia sebagai bagian basis produksi ASEAN. 

Fasilitas ijin investasi 3 jam plus konstruksi telah dimanfaatkan banyak perusahaan Singapura. 

Secara umum, investor mengapresiasi perbaikan iklim investasi melalui pemangkasan proses perizinan dan pembangunan infrastruktur. Investor juga meminta kepastian kebijakan dan kejelasan proses perizinan yang prateknya di lapangan, khususnya di daerah masih belum sesuai janji pemerintah.  

Dubes RI Ngurah Swajaya menutup acara dengan meminta seluruh stakeholders melaporkan. bila ada hambatan yg tidak sesuai semangat meningkatkan ease of doing bussiness melalui IIPC maupun KBRI. 


Sumber : PENSOSBUD/EKONOMI

KBRI Singapura