Partisipasi pada “2013 China Import Forum: Boosts Imports by Policy and Service Innovation”

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

KJRI Shanghai telah mengikuti kegiatan “2013 China Import Forum: Boots Imports by Policy and Service Innovation” yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan RRT pada tanggal 22 November di Shanghai. Tujuan diselenggarakannya kegiatan dimaksud adalah dalam rangka meningkatkan ekspor dan impor RRT dengan negara asing, serta sebagai forum komunikasi bidang perdagangan dengan counterpart asing.

 

Tampil sebagai penyampai keynote speech dan pembicara adalah (i) Staf Ahli Menteri, Kementerian Perdagangan RRT, (ii) Dirjen Departemen Kebijakan Tarif, Kementerian Keuangan RRT, (iii) Direktur Departemen Industri Elektronik, Mekanik, dan Teknologi Tinggi, Kementerian Perdagangan RRT, (iv) Direktur Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Perdagangan RRT, (v) General Manager Bank of China RRT, (vi) Wakil General Manager Bank Exim China, (vii) Direktur Kantor Administrasi FTZ Shanghai, dan (viii) Teknisi/Insinyur Senior, Kementerian Perdagangan RRT. Sementara itu, hadir dalam kegiatan tersebut sebanyak 180 peserta, yang terdiri dari: 60 peserta berasal dari kalangan pelaku usaha, perwakilan dari Kementerian Perdagangan RRT, kantor departemen perdagangan lokal di kota-kota RRT, asosiasi perdagangan, serta 3 (tiga) konsulat asing lainnya di Shanghai yang menyampaikan presentasinya, yaitu: Turki, India, dan Afrika Selatan.

 

Konsul Jenderal RI di Shanghai, Ibu Kenssy D. Ekaningsih, tampil sebagai penyampai presentasi asing pertama. Dalam presentasinya telah disampaikan mengenai hubungan perdagangan RI-RRT, khususnya hubungan perdagangan (ekspor dan impor) Indonesia dengan wilayah akreditasi KJRI Shanghai yaitu: (i) Shanghai, (ii) Propinsi Zhejiang, dan (iii) Propinsi Jiangsu. Disampaikan juga mengenai 6 (enam) koridor ekonomi Indonesia yang tercantum dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Selain itu, sebagai inti dari presentasi, disampaikan pula mengenai komoditas utama ekspor Indonesia (diluar minyak, gas bumi, dan hasil tambang) yang dapat menjadi prioritas utama pelaku usaha RRT untuk mengimpor dari Indonesia, antara lain: (i) pupuk, (ii) bahan makanan, (iii) tekstil, (iv) aluminium, (v) minyak makanan/minyak palem, (vi) kertas dan produk turunannya, serta (vii) kosmetik. KJRI Shanghai juga telah membagikan majalah Trade Export ulasan komoditi utama Indonesia dengan list/daftar nama perusahaan Indonesia untuk masing-masing komoditi utama dimaksud.

 

Kebijakan Going Global RRT patut dicermati sebagai upaya RRT untuk mencari penyedia sumber daya bahan mentah dengan tingkat biaya rendah dan biaya logistik rendah, khususnya guna mencukupi kebutuhan domestik RRT serta pengolahan kembali untuk meningkatkan nilai tambah bahan mentah tersebut yang kemudian diekspor kembali. Selain itu juga digalakkan pencarian barang/komoditi yang tidak dapat diproduksi di dalam negeri RRT, serta barang/komoditi yang memiliki nilai IPTEK tinggi seperti pesawat terbang. Sementara itu RRT juga sedang berupaya meningkatkan hardpower dengan multilateralisme mata uang global memakai Renminbi (RMB).

 

Di masa mendatang KJRI Shanghai akan terus mengikuti acara serupa dalam rangka mempromosikan komoditi dagang utama Indonesia serta meningkatkan volume dagang RI-RRT dan RI dengan wilayah akreditasi secara khususnya. ?(Sumber: KJRI Shanghai/Eko)