Kunjungan Gubernur Sulawesi Tengah Ke Korea Selatan

10/8/2009

 

Siaran Pers

 

KUNJUNGAN GUBERNUR SULAWESI TENGAH

KE KOREA SELATAN, 29 SEPTEMBER – 2 OKTOBER 2009

 

 

Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, H.B. Paliuju, melakukan kunjungan kerja ke Korea Selatan tanggal 29 September – 2 Oktober 2009. Dalam kunjungan ini Gubernur Sulawesi Tengah didampingi oleh 15 pejabat Pemprov Sulawesi Tengah yang terdiri dari Walikota Palu serta kepala dinas dan kepala biro pada Pemprov Sulawesi Tengah. Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan dari kunjungan Gubernur Provinsi Jeollanamdo ke Palu, Sulteng pada April 2009 yang lalu guna meningkatkan hubungan dan kerjasama kedua provinsi. Pada kesempatan kunjungan Gubernur Provinsi Jeollanamdo tersebut telah ditandatangani Letter of Intent (LoI) untuk membangun persahabatan dan kerjasama pembangunan antara kedua provinsi.

Pada kunjungan kali ini, kedua Gubernur menyepakati untuk meningkatkan LoI yang telah ditandatangani sebelumnya menjadi Memorandum of Understanding (MoU). Kedua Gubernur tanggal 29 September 2009 di kota Mokpo telah menandatangani dua MoU dengan disaksikan oleh Duta Besar RI untuk Republik Korea, Nicholas T. Dammen. Kedua MoU tersebut adalah MoU untuk Membangun Hubungan Kerjasama Persahabatan dan MoU untuk Pengembangan Sumber daya Alam.

Dalam pertemuan bilateral yang diselenggarakan sebelum penandatanganan MoU tersebut dibahas berbagai proyek kerjasama yang dapat dikembangkan oleh kedua provinsi, di antaranya produksi rumput laut (ganggang merah) untuk bio-ethanol; produksi bio-energi melalui tanaman perkebunan termasuk jagung, tapioka dan kelapa sawit; pengembangan clean development mechanism melalui reboisasi hutan; pengembangan sumber daya mineral termasuk bijih besi, batu bara, nickel, emas dan galena; serta pengembangan sistem e-government khususnya dan kerjasama di bidang teknologi informasi umumnya. Selanjutnya kedua Gubernur memandang adanya kepentingan bersama dalam membangun perekonomian kedua provinsi. Kedua provinsi dinilai dapat saling melengkapi satu sama lain dengan memanfaatkan keunggulan masing-masing. Kapasitas teknologi dan permodalan yang kuat dari pihak Provinsi Jeollanamdo dan kekayaan sumber daya alam yang besar di pihak provinsi Sulteng dapat digabungkan menjadi suatu potensi kerjasama yang akan saling menguntungkan.

Selain acara resmi termaksud, Gubernur Sulteng dan rombongan juga telah melakukan kunjungan ke pabrik besi baja POSCO dan galangan kapal Hyundai yang terletak di kota Gwangyang, serta pabrik petrokimia Kumho dan LG di Yeosu, kesemuanya berada di provinsi Jeollanamdo. Kesemua pabrik Korea Selatan tersebut merupakan pabrik besar berkelas internasional di bidangnya masing-masing. Pihak pimpinan pabrik-pabrik termaksud telah memberikan perhatian dan menyatakan minatnya untuk melakukan investasi di Provinsi Sulawesi Tengah.

 

Seoul, 6 Oktober 2009