Kunjungan Gubernur D.I Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X ke Korea Selatan

10/7/2009

 

SIARAN PERS

No : 750-A/SOSBUD/IX/2009

KUNJUNGAN GUBERNUR D.I. YOGYAKARTA

SRI SULTAN HAMENGKU BUWONO X

KE KOREA SELATAN, 6 – 13 SEPTEMBER 2009

 

 

Pada tanggal 6 – 13 September 2009, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X melakukan kunjungan kerja ke Korea Selatan Agenda utama kunjungan yang didampingi oleh sejumlah pejabat Pemprov D.I. Yogyakarta, yaitu Kepala BAPPEDA, Kepala Badan Kerjasama dan Penanaman Modal, Kepala Dinas Pariwisata dan Kepala Dinas Pertanian, antara lain adalah :

 

1. Penandatanganan Friendly Ties Cooperation Agreement between the Yogyakarta Provincial    

   Government and Gangwon Provincial Government di Chuncheon, Gangwon-do.

2. Menghadiri pertemuan the 9th General Assembly of East Asia Inter-Regional Tourism Forum (EATOF)

   di Yongpyeong, Gangwon-do.

3. Penganugerahan Doktor Honoris Causa dari Hankuk University of Foreign Studies di Seoul.

Penandatangan Persetujuan Kerjasama Persahabatan antara Provinsi D.I. Yogyakarta dan Provinsi       Gangwon dilaksanakan tanggal 7 September 2009 bertempat di kantor Gubernur Gangwon di kota Chuncheon. Penandatanganan dilakukan oleh Gubernur D.I. Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Gubernur Provinsi Gangwon, Hon. Kim Jin-sun dengan disaksikan Dubes RI di Seoul, Nicholas T. Dammen. Penandatanganan Persetujuan Kerjasama ini merupakan puncak dari hubungan yang telah dibina oleh kedua provinsi sejak 10 tahun yang lalu dan memperkuat kerjasama yang telah ada dengan kerjasama di bidang pariwisata, pertanian, kebudayaan, iptek dan pendidikan.

 

Penandatanganan Persetujuan Kerjasama dengan Provinsi Gangwon ini menambahkan hubungan kerjasama D.I. Yogyakarta yang telah berjalan dengan dua provinsi lainnya di Korea Selatan, yaitu hubungan Provinsi Kembar dengan Gyeongsangbuk-do dan Chungcheongnam-do. Setelah menandatangani Persetujuan Kerjasama Persahabatan D.I. Yogyakarta – Gangwon-do, Sri Sultan Hamengku Buwono X selanjutnya menyempatkan diri untuk menghadiri Pertemuan ke-9 Majelis Umum East Asia Inter-Regional Tourism Forum (EATOF) tanggal 8 – 9 September 2009 di Yongpyeong, Gangwon-do. EATOF merupakan forum kerjasama sektor pariwisata antara pemerintah regional di kawasan Asia Timur dan beranggotakan sepuluh provinsi dari sepuluh negara Asia Timur, yaitu: Provinsi Cebu – Filipina, Provinsi Chiang Mai – Thailand, Provinsi Gangwon – Korea Selatan, Provinsi Jilin – RRC, Teritori Primorsky – Rusia, Provinsi Quang Ninh – Vietnam, Negara Bagian Sarawak – Malaysia, Prefektur Tottori – Jepang, Provinsi Tuv – Mongolia dan Provinsi D.I. Yogyakarta – Indonesia. Pada pertemuan ini, Provinsi Luang Prabang – Laos dan Provinsi Siam Reap – Kamboja secara resmi menjadi anggota reguler EATOF sehingga memperluas keanggotaan EATOF menjadi 12 provinsi. Sebagai salah satu pencetus terbentuknya EATOF pada tahun 2000, Gubernur D.I. Yogyakarta dalam forum ini menekankan kepada perlunya merefleksikan satu dekade eksistensi EATOF dalam suatu upaya konsolidasi kerjasama sektor pariwisata di antara provinsi-provinsi anggota. Komitmen ini sedikit banyak tercermin pada Deklarasi Bersama yang disepakati oleh para gubernur provinsi anggota EATOF di akhir pertemuan.

 

Kunjungan Sri Sultan Hamengku Buwono X di Korea Selatan diakhiri dengan acara penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa bidang Ilmu Politik dari Hankuk University of Foreign Studies (HUFS) pada tanggal 11 September 2009 bertempat di kampus HUFS di Seoul. Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam acara penganugerahan ini menyampaikan pidato pengukuhan berjudul “Era Baru Hubungan Korea – Indonesia” di depan Presiden, Rektor dan sivitas akademika HUFS serta undangan lainnya yang berasal dari berbagai kalangan. GKR Hemas serta putri GRAj Nur Wijareni Astuti turut hadir mendampingi Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam acara pengukuhan ini. Juga hadir Duta Besar RI Seoul beserta istri, homestaff dan ibu-ibu DWP KBRI Seoul.

 

Sebagai rasa syukur atas penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa tersebut, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengadakan jamuan makan malam di Hotel Walkerhill dengan mengundang jajaran pimpinan Hankuk University of Foreign Studies, Duta Besar RI Seoul beserta istri dan staff, mantan Dubes Korsel untuk Indonesia serta sejumlah pengusaha Korea.

 

                                                          Seoul, 11 September 2009