Sambutan Duta Besar RI Seoul dalam Perayaan Natal Bersama Masyarakat Indonesia di Korea Selatan, tanggal 27 Desember 2009

12/27/2009

 

SAMBUTAN DUTA BESAR RI SEOUL DALAM PERAYAAN NATAL BERSAMA

MASYARAKAT INDONESIA DI KORSEL

27 DESEMBER 2009

 

 

Para Pastor dan Pendeta,

Ibu dan Bapak Yang Terhormat,

Saudara sebangsa dan setanah air,

 

Selamat malam,

Salam sejahtera untuk kita semua,

 

Pertama-tama perkenankan saya untuk menyampaikan rasa syukur saya kepada Tuhan YME atas rahmat-Nya sehingga kita dapat bertatap muka bersama pada malam hari ini. Semoga Tuhan YME senantiasa memberikan rahmat-Nya kepada kita semua.

 

Dalam kesempatan ini, sesudah ibadah natal oikumene bersama, saya berkeinginan juga untuk menyampaikan sambutan singkat sebelum kita memulai perayaan natal bersama kita.

 

Yang pertama-tama adalah saya bersama ini mengucapkan “Selamat Hari Raya Natal” saudara-saudara sekalian. Saya berharap dan mengajak agar hari raya ini dapat kita jadikan awal dari upaya kita bersama untuk mengembangkan dengan lebih erat hubungan silaturahmi yang sudah terjalin dengan baik selama ini. Saya mendapat informasi bahwa sekitar tujuh belas gereja Indonesia di Korea Selatan. Jumlah ini tentu sangat signifikan, dan saya berharap agar semua jemaat di seluruh gereja tersebut dapat menjalin tali persaudaraan di negeri yang jauh dari tanah air.

 

Yang kedua, saya juga menyadari bahwa Saudara-saudara tentu merindukan suasana natal bersama keluarga di Indonesia. Pada kesempatan ini, saya menyampaikan penghargaan kepada Saudara-saudara yang telah menyempatkan datang untuk merayakan natal bersama di KBRI sebagai rumah Indonesia. Dengan hadir di sini, kita dapat saling berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara se-tanah air, dan juga saling memberi informasi mengenai berbagai macam hal yang berguna bagi kita semua.

 

Pada kesempatan ini, saya juga ingin menyampaikan penghargaan seluruh panitia, juga kepada para Pastor dan Pendeta dari semua gereja Indonesia di Korea Selatan, yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk mempersiapkan acara ibadah dan perayaan ini. Saya menyadari, bahwa di tengah-tengah kesibukan Bapak dan Ibu sekalian, merupakan sebuah pengorbanan yang besar, untuk menyediakan waktu luang demi kesuksesan acara ini.

 

Akhir kata, sekali lagi saya mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru, dan terima kasih untuk kehadiran Bapak Ibu dan Saudara-saudara sekalian.

 

Terima kasih.

                                                                                                                           

                                            Seoul, 28 Desember 2009