Pagelaran Tari Saman Mahasiswa Indonesia Menyemarakkan Peringatan HUT Ke-64 RI di Korea

8/17/2009

 
SIARAN PERS
No : 653 /SOSBUD/VIII/2009
PAGELARAN TARI SAMAN MAHASISWA INDONESIA MENYEMARAKKAN PERINGATAN HUT KE-64 RI DI KOREA
 
 
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul telah mengadakan serangkaian kegiatan untuk memeriahkan peringatan HUT ke-64 RI yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2009. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi rangkaian pertandingan olahraga sejak awal pertengahan Juli, pertemuan masyarakat, upacara bendera, dan ditutup dengan resepsi diplomatik pada tanggal 17 Agustus 2009.
Kegiatan pertandingan olahraga yang diselenggarakan oleh KBRI Seoul merupakan kegiatan yang cukup menarik karena olahraga yang dipertandingkan merupakan olahraga yang sangat populer dan dikenal di kalangan masyarakat, antara lain tenis meja, bilyar, dan bowling, yang dalam pertandingannya melibatkan seluruh perwakilan masyarakat Indonesia yang ada di Korea, mulai dari para pelajar/mahasiswa, ibu-ibu rumah tangga dari keluarga pernikahan campuran, maupun kalangan pekerja dan profesional.
 
Pada tanggal 15 Agustus 2009, KBRI Seoul telah menyelenggarakan sebuah pesta rakyat khusus yang melibatkan sekitar 500 orang perwakilan masyarakat Indonesia di seluruh Korea. Acara yang diadakan di sebuah gelanggang olah raga di kota Seoul tersebut, telah berjalan dengan meriah dan masyarakat Indonesia di Korea dapat merasakan suasana perayaan ulang tahun kemerdekaan seperti di tanah air, karena selama pesta sehari penuh itu, diselenggarakan berbagai macam lomba khas perayaan 17 Agustus, antara lain tarik tambang, balap karung, lomba makan kerupuk, dan memasukkan pensil ke dalam botol. Selama perlombaan berlangsung, diselenggarakan juga bazaar makanan khas Indonesia seperti ketupat tahu, es rujak, dan asinan sayur, yang bisa membuat para WNI yang telah bertahun-tahun tinggal di Korea melepaskan rindu mereka akan tanah air.
 
Acara puncak HUT ke-64 RI diperingati dengan diadakannya upacara pengibaran bendera di halaman KBRI Seoul pada tanggal 17 Agustus 2009. Upacara yang dipimpin oleh Duta Besar RI, Nicholas Tandi Dammen telah berlangsung dengan tertib dan khidmat dan dihadiri oleh segenap staf KBRI Seoul beserta anggota Dharma Wanita Persatuan KBRI Seoul, masyarakat Indonesia dan para pelajar/mahasiswa Indonesia di Korea. Seusai upacara, Duta Besar RI dan Ibu Lenny Dammen mengundang para hadirin dan para petugas upacara dalam acara makan siang dan ramah tamah di Wisma Duta.
 
Pada malam harinya, KBRI Seoul juga menyelenggarakan Resepsi Diplomatik yang dilanjutkan dengan pagelaran budaya Indonesia. Dalam pagelaran budaya tersebut, tim kesenian KBRI Seoul yang terdiri dari putra-putri staf KBRI, pelajar Indonesia di Korea, dan anggota masyarakat Indonesia dari keluarga multikultur, telah mempersembahkan beberapa tarian tradisional Indonesia seperti tari Yapong, tari Jauk Manis, Saman dan atraksi Pencak Silat. Pagelaran tersebut mendapat sambutan yang sangat meriah dan perhatian khusus dari Menteri Perdagangan Republik Korea dan sekitar 500 tamu undangan yang hadir, terutama pada saat Tari Saman dari Provinsi Aceh yang memperagakan gerakan cepat, lincah dan seragam yang ditampilkan oleh 11 mahasiswa/i Indonesia sebagai penutup acara. Setelah pagelaran budaya berakhir, para duta besar negara sahabat dan para undangan pun berebutan untuk berfoto bersama para penari.
 
***
Seoul, 17 Agustus 2009