Indonesia menjadi tamu kehormatan pada Pameran Pariwisata Internasional Lukavacki 2012

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

?Sead Cauševic  mengatakan "adalah sebuah kehormatan besar bagi saya untuk membuka Pameran Pariwisata Internasional Lukavac  2012 tahun ke-10 karena kita semua tahu bahwa tidak mudah mengawali kegiatan seperti ini, apalagi sampai tahun yang ke 10 pameran ini diselenggarakan. Kami mencoba membuktikan dalam sepuluh tahun ke belakang ternyata banyak orang yang menginvestasikan pada bidang usaha, dan kami Pemerintah Tuzla hanya melanjutkan kegiatan ini dari beberapa pemerintahan sebelumnya. Tuzla sedang mencoba untuk mempromosikan pariwisata sebagai wilayah yang memiliki potensi. Saya berharap pameran ini memiliki manfaat untuk semua peserta pameran,  warga masyarakat dan seluruh pengunjung merasa nyaman di Pameran ini.

Pada
area indoor 2000 meter persegi dan 1 000 ruang pameran terbuka, diikuti oleh beberapa Negara diantaranya  Turki, Jerman, Albania, Serbia, Bulgaria, Kroasia, Montenegro dan Bosnia dan Herzegovina, dan Indonesia yang merupakan tamu negara kehormatan.
 
Selain itu Ketua kegiatan “Lukavacki Wisata Fair 2012 " Izet Nuhanovic  pada upacara pembukaan mengatakan "Saya merasa terhormat dan senang pada tahun kesepuluh ini dapat menyambut semua yang hadir di kota kami untuk mengikuti Lukavacki Wisata Fair. Selama sepuluh tahun terakhir, hampir seribu peserta pameran yang berasal dari 3 benua dan lebih dari 20 negara, dari Perancis di barat sampai ke timur, tapi kami sangat senang dengan hadirnya Indonesia dari wilayah Timur, "


Walikota Lukavac Dzevad Mujkic
juga menyambut baik semua pengunjung dari seluruh kota Lukavac sehingga akan menambah wawasan, hubungan atau kontak bisnis dengan Negara lain.

Upacara pembukaan
diikuti oleh : Duta Besar Republik Indonesia di BiH Subijakso Sujono, Duta Besar Macedonia BiH Rami Rexhepi, Duta Besar Montenegro Dragan Djurovic, Eksekutif Kebudayaan dan Pariwisata Republik Turki Cengiz Aydin, Konsul Jenderal Kroasia di Bosnia  Joseph Juras, Ketua Kamar Dagang Bosnia dan Herzegovina Bojic Bruno dan juru bicara Majelis Canton Tuzla Bajazit Jasarevic.