Indonesia membuka kedutaan di Sarajevo

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 


 
Menteri Alkalaj menyatakan puas dengan kualitas hubungan politik antara BiH dan Indonesia.
Alkalaj menekankan perlunya untuk terus meningkatkan  hubungan ekonomi.

Alkalaj menyatakan puas dengan kerjasama antara Bosnia dan Herzegovina dan Indonesia di
kawasan internasional. Alkalaj mengucapkan terima kasih atas dukungan Indonesia untuk pencalonan keanggotaan Bosnia dan Herzegovina di Dewan Keamanan PBB untuk periode 2010 sampai 2011, dan Indonesia merupakan partner bicara mengenai informasi metode dan prinsip-prinsip BiH dalam tubuh PBB.

Negara lainpun setuju dan memandang perlu lebih fokus untuk kerjasama pada bidang ekonomi, tentunya harus segera ditindaklanjuti dan disepakati diantaranya kesepakatan saling melindungi investasi dan penghindaran pajak berganda. Selain itu dukungan diperlukan untuk memulai membentuk Komisi Perdagangan Bersama melalui perjanjian kerjasama perdagangan.

Menteri Alkalaj menyambut baik keputusan Pemerintah Indonesia untuk pembukaan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Sarajevo
yang selanjutnya akan memperkuat hubungan antara kedua negara. Pada pertemuan ini, juga Menteri Alkalaj menyambut baik atas pembukaan Kedutaan Besar Republik Indonesia yang berkedudukan di Sarajevo Bosnia &Herzegovina dan Menteri Alkalaj atas nama pribadi dan atas nama Kementerian menawarkan segala bantuan yang akan diperlukan.

Direktur Jenderal Retno L.P. Marsudi mengatakan bahwa KBRI Sarajevo akan menjadi salah satu kedutaan baru di dunia
dan Indonesia yang akan membuka peluang pertumbuhan ekonomi dunia meskipun krisis ekonomi terjadi di seluruh dunia .

Kemudian Menteri Alkalaj mengundang Menteri Luar Negeri Republik Indonesia R. Muliana Marty M. Natalegawa agar mengunjungi BiH untuk membuka secara resmi Kedutaan Besar Indonesia. (Humas Kantor Departemen Luar Negeri).