Peringatan HUT ke-67 Kemerdekaan RI Tahun 2012

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bapak Duta Besar RI, sementara pasukan pengibar bendera adalah putri-putri Home Staf sementara Pemimpin Upacara dan para petugas pembaca teks Proklamasi, Pembukaan UUD 1945, Doa, MC dan Ajudan Inspektur Upacara adalah Home Staf/HS, Pegawai Setempat/LS dan Pasangan HS. Dalam pidatonya, Duta Besar menyampaikan bahwa makna dari tema HUT RI tahun ini selain mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa raganya demi mencapai kemerdekaan yang telah kita rasakan selama ini, kitapun ditantang untuk memelihara rasa dan jiwa persatuan dan kesatuan guna mewujudkan bangsa dan negara Indonesia yang lebih adil dan makmur. Duta Besar kemudian menjelaskan mengenai capaian-capaian yang telah diraih oleh Indonesia dan bagaimana Pemerintah terus berusaha mengantisipasi kekurangan yang masih terus harus dibenahi dimana dibutuhkan peran serta seluruh rakyat Indonesia termasuk yang berada di luar negeri baik secara langsung maupun tidak langsung. Duta Besar juga menjabarkan beberapa kegiatan-kegiatan KBRI yang telah menjadi dilaksanakan selama tahun 2012 dan beberapa program kerja yang masih akan terus dilanjutkan secara maksimal dengan anggaran yang telah ditetapkan oleh pusat. Setelah Upacara, acara dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun HUT ke-67 Kemerdekaan RI. Duta Besar bersama Nyonya memberikan kue-kue ulang tahun kepada Konsul Kehormatan RI-Chile Sr. Hugo Botto, Kepala Sekolah Eskuela RI, Ketua Panitia HUT RI dan para Petugas Upacara Bendera. Selanjutnya murid-murid Sekolah Escuela de la Republica de Indonesia menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan menari Sajojo. Kemudian acara penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba dan pertandingan dalam rangka menyambut HUT RI yang terdiri dari pertandingan bowling, pertandingan tenis meja, perlombaan lari karung dan lari kelereng. Disaat yang berbahagia ini pula, ketika hampir seluruh WNI hadir dan berkumpul, Bapak Lambertus Lalung (pastur WNI senior yang telah 22 tahun bekerja di Chile) menyelenggarakan pertemuan untuk mempresentasikan hasil keikutsertaannya pada Kongres Diaspora Indonesia bulan Juli lalu di Los Angeles-USA. Beliau mengucapkan rasa terima kasih kepada Bapak Duta Besar RI Santiago dan seluruh Staf KBRI yang telah mengutusnya untuk mewakili Diaspora Indonesia dan banyak hasil Kongres yang dipaparkan oleh beliau yang salah satunya adalah untuk membangun organisasi Diaspora Indonesia di Chile. Kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk makanan kering Indonesia berupa pemberian 3 (tiga) rasa berbeda indomie kepada para tamu pada saat mereka pamit pulang. Buka Puasa Bersama/Syukuran HUT ke-67 Kemerdekaan RI tahun ini jatuh di bulan suci ramadhan, sehingga syukuran diadakan pada saat buka puasa. Hampir seluruh WNI di Chile hadir dan acara berjalan lancar diawali dengan buka puasa dan sholat maghrib berjamaah. Pemotongan tumpeng dilakukan dan disaksikan serta dinikmati dengan gembira oleh para WNI yang mengaku hanya dapat merasakan makanan khas Indonesia di KBRI. Kesempatan ini juga dimanfaatkan oleh beberapa WNI yang baru datang ke Chile untuk lapor diri dan berkenalan dengan Duta Besar dan seluruh Staf KBRI serta WNI lainnya yang telah menetap lama di Chile. Acara ini menjadi ajang silaturahim dan berbagi informasi selain melepas kerinduan terhadap makanan khas Indonesia.