Misi Dagang Indonesia di Santiago, Chile

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Setelah cukup lama dinantikan akhirnya kunjungan kerja sebuah Misi Dagang Indonesia ke Santiago, Chile terlaksana pada tanggal 14 Maret 2012. Misi Dagang kali ini dipimpin oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan RI, Bapak Gusmardi Bustami. Kunjungan Misi Dagang ini merupakan rangkaian kunjungan ke 3 negara Amerika Latin yaitu Brasilia DF (Sao Paulo), Chile, dan Peru dimana 17 Perusahaan Indonesia turut berpartisipasi.
 
Tujuan utama Misi Dagang ini adalah dalam upaya meningkatkan hubungan dan kerjasama ekonomi RI-Chile khususnya di bidang perdagangan dan investasi dan sebagai terobosan menemukan pasar baru nontradisional di kawasan Amerika Selatan. Kegiatan yang diselenggarakan atas kerjasama Kementerian Perdagangan RI, Kedutaan Besar RI di Santiago, ITPC Santiago dan Camara de Comercio Asia Pasifico (Kamar Dagang untuk wilayah Asia Pasifik, Chile) ini, selain dimaksudkan untuk menjadi wahana exchange of views bagi Pemerintah kedua negara tentang perekonomian masing-masing juga merupakan kesempatan yang sangat baik bagi kalangan Pengusaha Chile untuk bertemu langsung dengan pengusaha-pengusaha Indonesia untuk saling berkonsultasi dan diharapkan dapat menghasilkan kontrak dagang, sehingga dapat menunjang peningkatan ekspor Indonesia yang menjadi agenda Pemerintah pada tahun 2012.
 
Sebagai catatan, volume perdagangan RI-Chile meningkat 40% pada tahun 2011 (US$ 572 juta) dibandingkan dengan tahun 2010 (US$ 407 juta). Hal ini tidaklah berlebihan mengingat Chile mengakui bahwa produk-produk Indonesia seperti carbon, meubles, textile dan peralatan elektronik merupakan produk-produk yang dibutuhkan Chile dengan kualitas dan harga yang cukup bersaing dan dapat memasuki pasar negara-negara tetangga seperti Bolivia, Paraguay, Brasilia dan Argentina. Forum bisnis diselenggarakan di hotel Intercontinental dan dibagi dalam dua sesi yaitu Seminar Ekonomi dan One on One Business Meeting. Seminar Ekonomi yang dihadiri oleh 200 peserta diawali dengan welcoming remarks oleh Duta Besar RI untuk Chile, Dr. rer. Pub. Aloysius L. Madja, sambutan Direktur Ekonomi Bilateral, Kementerian Luar Negeri Chile, Sr. Rodrigo Contreras, dilanjutkan dengan keynote speech oleh Bapak Gusmardi Bustami yang dimoderatori oleh Sr. Juan Luis Ceballos dari Kamar Dagang Chile dan diakhiri dengan tanya-jawab. Pada One on One Business Meeting terdapat 13 table yang untuk 13 Perusahaan Indonesia antara lain perusahaan furniture, handycraft, textile, cigarette, fish, food, agriculture service, financial service dan paper untuk konsultasi bisnis dengan 67 Pengusaha Chile. Ketua Delegasi Bapak Gusmardi Bustami dan perwakilan misi dagang juga melakukan pertemuan dengan Mr. Jorge Bunster Betteley, Direktur Jenderal Hubungan Ekonomi Internasional Kementerian Luar Negeri Chile, dan pertemuan dengan Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Mrs. Loretta Silva untuk bertukar pandangan mengenai implementasi PPP (Public Private Partnership) sebagai kelanjutan studi yang pernah dilakukan oleh BKPM pada bulan Desember 2011 lalu mengenai PPP. Ketua Delegasi Bapak Gusmardi Bustami juga diwawancarai oleh BCN, Biblioteca del Congreso Nacional de Chile dan diliput oleh 4 (empat) media massa yang ternama di Chile yaitu; TVN dan VTR (televisi), La Tercera dan El Mercurio (media cetak) dan media massa Indonesia antara lain Harian Kompas dan Bisnis Indonesia yang secara khusus melakukan peliputan Misi Dagang Indonesia. Misi Dagang seperti ini ke Chile dan negara-negara Amerika Selatan lainnya, diyakini mampu mengembangkan volume perdagangan Indonesia di kawasan. Untuk itu, di masa mendatang diharapkan Misi Dagang dapat lebih sering terlaksana lagi dengan keikutsertaan pejabat pada tingkat yang setinggi-tingginya guna memberi bobot dan dampak yang lebih besar. Mengingat potensi menjanjikan dan peluang yang cukup luas, hampir dapat dipastikan bahwa Misi Dagang kali ini akan memberi peningkatan yang cukup signifikan atas peningkatan kerjasama dan hubungan ekonomi serta people to people contact antara Indonesia dan Chile.